Selasa, 31 Agustus 2010

James Morrison - Please Don't Stop the Rain


Chord dan Lirik
 
Intro: 
Am C Dm Am G

Am                               C
I don't know where I crossed the line
       Dm
Was it something that I said
   Am              G
Or didn't say this time
Am                       C
And I don't know if it's me or you
      Dm                    
But I can see the skies are changing
           Am        G
In all the shades of blue
F                          G            
And I don't know which way it's gonna go

C                           F 
If it's gonna be a rainy day
                                           Am
There's nothing we can do to make it change
                             G
We can pray for sunny weather
                            C
But that won't stop the rain
                                    F
Feeling like you got no place to run
                                    Am
I can be your shelter 'til it's done
                              G
We can make this last forever

                             C
So please don't stop the rain
                       F
(Let it fall, let it fall, let it fall)
                          Am
Please don't stop the rain
                        G
(Let it fall, let it fall, let it fall)
                           Am
Please don't stop the rain

                               C
I thought that time was on our side
            Dm 
I've put in far too many years
   Am               G
To let this pass us by
Am                      C
You see live is a crazy thing
            Dm                              
There'll be good time and there'll be bad times
    Am            G
And everything in between
F                G
And I don't know which way it's gonna go

C                           F 
If it's gonna be a rainy day
                                           Am
There's nothing we can do to make it change
                             G
We can pray for sunny weather
                            C
But that won't stop the rain
                                    F
Feeling like you got no place to run
                                    Am
I can be your shelter 'til it's done
                              G
We can make this last forever

                             C
So please don't stop the rain
                        F
(Let it fall, let it fall, let it fall)
                          Am
Please don't stop the rain
                        G
(Let it fall, let it fall, let it fall)
                           
Please don't stop the rain

Dm          C      G
Oh we're a little closer now
Dm          C           G
And finding what life's it's all about
Dm                         Am
Yeah I know you just can't stand it
     C                    G
When things don't go your way 
    Dm                             G
But we've got no control over what happens anyway


C                           F 
If it's gonna be a rainy day
                                           Am
There's nothing we can do to make it change
                             G
We can pray for sunny weather
                            C
But that won't stop the rain
                                    F
Feeling like you got no place to run
                                    Am
I can be your shelter 'til it's done
                              G
We can make this last forever

                             C
So please don't stop the rain
                        F
(Let it fall, let it fall, let it fall)
                          Am
Please don't stop the rain
                        G
(Let it fall, let it fall, let it fall)
                          C
Please don't stop the rain
                        F
(Let it fall, let it fall, let it fall)
                              
Can't stop it, can't stop it, just can't stop the rain
Am
(Let it fall, let it fall, let it fall)
             G
Let it fall, please don't stop the rain
 
ultimate-guitar.com 
 
 
 
Sebuah lagu yang biasa, namun mengandung makna yang mendalam.

Minggu, 22 Agustus 2010

Epistemologi

Kuliah filsafat lagi. Kuliah yang diciptakan untuk orang-orang yang suka memutar dan meliukan pikirannya melebihi putaran dan liukan roda motor Valentino Rossi selama satu musim balap. Hanya golongan mahasiswa gokil yang rela berlama-lama mempelajari mata kuliah macam ini. Mengerjakan seratus nomor soal matematika SD masih lebih baik dibanding harus menganalisis dan menyintesis premis-premis menjadi sebuah konklusi dalam ilmu filsafat. Belum lagi harus menghafalkan pendapat para filsof seperti Aristoteles, Phytagoras, Nietzsche dan sebangsanya yang kalau disebut satu-satu bisa menyembuhkan sakit gigi.

Topik mata kuliah hari ini adalah Epistemologi. Yang saya tangkap dari penjelasan dosen, epistemologi punya kaitan erat dengan penjelasan mengenai sumber ilmu pengetahuan dan cara mendapatkannya. Selebihnya, blank. Sepanjang kuliah, yang terpikirkan olehku hanyalah, kenapa saya harus mengambil mata kuliah ini. Apa nanti ini digunakan ketika saya makan dan minum?
Membuang banyak waktu untuk suatu pengetahuan yang belum tentu digunakan, sebenarnya untuk apa? Untuk gagah-gagahan saja?

Kalau dipikir, bisa tambah pusing.

Side Note Almost. Whatever.

Untuk sebuah situasi yang nyaris serupa, ada seratus pengetahuan berbeda yang bisa didapatkan oleh seratus orang yang melaluinya.

Menjalani KKNP adalah salah satu contoh situasi nyaris serupa itu. Dalam kegiatan penerjunan massal mahasiswa ke masyarakat ini, semua peserta yang melaluinya dipaksa menjalani sebuah situasi nyaris serupa. Dijejalkan di sebuah daerah tandus, dengan karakteristik warga yang emosian, oportunis, dan intelejensia minim serta fasilitas jamban yang sedikit dan kondisi finansial daerah yang nyaris miskin. Dan kondisi nyaris serupa itu diperparah oleh, tiap orang lagi-lagi dipaksa hidup bersama dengan 13 orang lain yang berbeda karakter. Yang membuat kondisi KKN menjadi tidak serupa hanyalah perbedaan latar belakang sosial mahasiswa yang menjalaninya, perbedaan posko dan tuan rumahnya, serta jabatan yang diemban oleh tiap mahasiswa dalam poskonya. Hanya faktor-faktor itu yang menghindarkan KKNPK dari kondisi ideal sosialisme, sama rata, sama rasa. Dan untung saja kenyataan tidak pernah mewujudkan keidealan sosialisme. Kalau saja itu terjadi, tidak terbayangkan berapa mahasiswa yang bisa mati kebosanan atau jadi gila karena tekanan frustasi selama KKNPK. Perbedaan situasi, menjadikan tiap posko unik, sehingga bisa menjadi lokasi rekreasi mahasiswa yang suntuk ketika melakukan ziarah posko.

KKNPK sebetulnya tidak buruk-buruk amat kalau dijalani dengan hati ikhlas. Malah itu bisa jadi hal menyenangkan ketika melihat senyum warga desa dan mendengar ucapan terimakasih dari mereka atas program kerja yang telah mahasiswa lakukan. Tapi tidak selamanya hati ikhlas bertahan sepanjang waktu, ada kalanya kemarahan dan kejenuhan menyelinap serta tidak setiap saat warga akan tersenyum dan berterimakasih pada semua yang telah kita lakukan. Kalau sudah begitu, rasanya jadi ingin cepat-cepat penarikan dari lokasi.

Dua bulan KKNPK adalah waktu yang panjang mengalihkan kegilaan kuliah menjadi kegilaan bersosialisasi. Dalam 2 bulan, kita bisa mengetahui segala aib teman-teman seposko. Dalam 2 bulan, kita bisa sadar bahwa kehidupan di luar kampus ternyata lebih rumit dari kerumitan tugas kampus.

Dalam 2 bulan, saya bisa melihat bahwa dinamika masyarakat tidak sepenuhnya tergantung pada pemerintah. Alih-alih bergantung, masyarakat kadang merasa dirugikan oleh kehadiran pemerintah. Keruwetan birokrasi, peraturan aneh-aneh dan penghormatan berlebih pada pemerintah membuatku bertanya, mengapa aku harus diatur pemerintah? Apa hak mereka mengaturku? Toh, yang memberi makan diriku dan rakyat bukan pemerintah. Gaji-gaji yang dibayarkan pada pegawai juga bukan uang pemerintah, tapi uang rakyat. Jalanan yang dibuat serta semua infrastruktur lain juga berasal dari rakyat. Jadi kenapa saya mesti tunduk dan takut pada pemerintah?

Di KKNPK ini betul-betul tergambar jelas bahwa yang menghambat kemajuan rakyat adalah korupsi di pemerintahan. Betapa alokasi dana yang tiap tahun diperoleh dari pajak dan pemerasan lain terhadap ribuan rakyat ternyata dinikmati oleh segilintir orang yang mengaku sebagai pemerintah.


Seandainya saja pemerintah mau membuka ruang bagi individu untuk berinovasi membuka usaha dalam penyediaan air bersih dan listrik, mungkin saat ini, tidak ada lagi daerah yang kekurangan air dan jamban. Mengharap pemerintah segera menyediakan infrastruktur macam itu, terlalu cepat 100 tahun. 

Rakyat tidak butuh pemerintah yang hanya tahu cara membuat peraturan dan memalak warganya.

Saya juga tidak butuh ikut KKNPK yang hanya membuatku gila. Untunglah, sampai sekarang saya belum gila.

Minggu, 15 Agustus 2010

Elektrofisiologi Jantung 1

Elektrofisiologi jantung merupakan jalan pembuka yang mengawali aktifitas mekanik jantung. Berbeda dengan otot rangka, potensial aksi otot jantung durasinya lebih lama. Dan setiap otot jantung memiliki potensial aksi yang khas.

Impuls elektrik yang terjadi pada jantung disebabkan oleh pergerakan arus ion dari luar sel ke dalam sel ataupun sebaliknya, melalui suatu saluran ion. Pergerakan ion itu sendiri disebabkan oleh perbedaan konsentrasi ion di dalam dan luar sel.

Perlu diketahui bahwa ada bermacam-macam ion dalam tubuh manusia. Tapi yang signifikan terhadap fungsi jantung adalah ion Natrium/Na dan ion klorida/Cl yang konsentrasinya lebih banyak di luar sel otot jantung/ekstraselular serta ion Kalium/K dan ion Kalsium/Ca yang konsentrasinya lebih banyak di dalam sel jantung/intraselular.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ion-ion di atas untuk berpindah dari dalam sel (intrasel) ke luar sel (ekstrasel) memerlukan suatu saluran. Di mana saluran-saluran itu terbuat oleh suatu protein yang terintegrasi pada otot jantung dan sel-sel pemacu jantung. Saluran-saluran ion ini bersifat selektif terhadap ion tertentu, sehingga tidak ada cerita ion Ca masuk ke saluran ion K ataupun sebaliknya. Saluran-saluran ion itu tidak selamanya membuka, ada saatnya, saluran-saluran itu menutup. Adapun hal-hal yang mempengaruhi terbuka dan tertutupnya saluran ion ini adalah rangsang listrik, kimia dan mekanik. Selain itu arah pergerakan ion dalam salurannya tidak melulu mengarah ke ekstra sel saja ataupun sebaliknya, tetapi dapat berubah-ubah, tergantung pada konsentrasi ion di dalam dan luar sel.

Jantung 1

Jantung manusia dibagi menjadi 3 lapisan, yakni:
1. Lapisan dalam jantung/endokardium
2. Lapisan otot jantung/miokardium
3. Lapisan luar jantung/epikardium

Pada jantung juga terdapat 4 buah ruangan. 2 ruang bagian atas jantung disebut atrium. Sedangkan 2 ruang bagian bawah jantung disebut ventrikel.

Kembali ke masalah lapisan jantung, lapisan endokardium atrium jantung lebih tebal dibanding ventrikel jantung. Sebaliknya untuk lapisan miokardium, ventrikel jantung memiliki lapisan miokardium lebih tebal dibanding atrium jantung. Dan lapisan miokardium ventrikel kiri jantung lebih tebal dibanding ventrikel kanan.

Pada lapisan endokardium ventrikel terdapat serabut Purkinje yang menjadi salah satu penggerak sistem impuls konduksi jantung, yang membuat jantung bisa berdetak.

Selain serat purkinje, sistim impuls konduksi jantung disusun juga oleh nodus sinoatrial, nodus atrioventrikuler, dan serat His.

Iga

Tulang iga/costa manusia berjumlah 12 pasang. Tulang iga yang melekat langsung pada tulang dada/sternum bejumlah 7 pasang (7 pasang iga itu disebut juga costa vera/sejati). Kemudian ada 3 pasang iga yang melekat pada iga sejati (3 pasang iga itu disebut juga costa spuria/palsu). Dan sisanya, 2 pasang iga tidak melekat pada sternum dan costa (2 pasang iga itu disebut juga costa fluctuantes/melayang).

Once Upon A Time In Jeneponto

Jangan menilai buku dari sampulnya, tapi nilailah dari raknya. Kalau raknya mulus tak berdebu, berarti penjual di toko buku itu rajin membersihkan, tapi kalau rak bukunya sudah amburadul tak berbentuk, artinya kita salah masuk lokasi, itu bukan toko buku, mungkin saja itu adalah gudang. Ndak nyambung ya...

Kaidah <b>don't judge book from it cover</b> berlaku umum pada semua aspek kehidupan, termasuk dalam hal menilai karakter orang lain dan tempat-tempat yang kedengaran kelainan. Kalau ada orang yang dari kejauhan sudah nampak seperti sampul buku, jangan langsung menganggapnya sebagai psikopat pemakan buku, mungkin saja tren berpakaian di kampungnya memang seperti itu, begitu juga bila ada tempat yang kata orang hancur sekali wujud dan lanskapnya, jangan sampai 100% menerimanya sebagai kebenaran, tapi kalau menerima hanya 80% saja...mungkin tidak masalah. Intinya, kenali dulu coy, baru komentar.

Nah, Jeneponto juga seperti itu. Biarpun kata orang di sana masih banyak perampok yang kerjanya malak orang kalau sudah jam 5 sore, terus warganya kebanyakan masih doyan bikin jamban helikopter (jamban yang dibuat dari proses setelah orang buang hajat di kantung plastik. Kantung itu diikat, lalu diputar secara sentrifugal di atas kepala, menyerupai baling-baling helikopter kemudian dilontarkan ke arah manapun gaya gravitasi kan membawa), serta hawa panas-kering yang mendekati suasana padang pasir, toh...ujung-ujungnya setelah sampai di sana, semua anggapan orang itu ternyata tidak semuanya benar. Soal perampok, alhamdulillah, belum ada perampok yang nongol dalam kasak-kusuk anak KKNP. Soal jamban, ungtunglah, sudah banyak warga yang sadar untuk membuang hajat di toilet, tapi beberapa warga memang masih sering ngejamban pakai mode helikopter. Dan untuk hawa panasnya, jumlah melanosit di kulitku sudah membuktikannya, tambah hitam, beberapa kecamatan di Jeneponto seperti Binamu dan Arungkeke memang kering dan panasnya minta ampun karena berdekatan laut dan kebetulan, saya dapat di lokasi seperti itu. Tapi ada juga wilayah-wilayah yang dinginnya minta ampun, seperti di kecamatan Rumbia, karena terletak di wilayah pegunungan.

Minggu, 08 Agustus 2010

Lokasi: Jeneponto

Jeneponto. Tidak pernah sekalipun aku bermimpi datang dan hidup dalam jangka waktu lama di Kabupaten dengan Indeks Pertumbuhan Manusia paling rendah di Sulawesi Selatan. Tapi program Kuliah Kerja Profesi (KKNP) Angkatan 35 Unhas yang aku ikuti, telah memaksa ragaku mengarah ke tempat yang tidak pernah kuimpikan itu.

Sebelum menginjakkan tempat di Jeneponto, stereotip yang terpancang di kepalaku setelah mendengar kasak-kusuk orang-orang adalah Jeneponto pasti dipenuhi padang rumput yang luas, kering, panas, minus tumbuhan hijau, dan banyak kuda. Dan gambaranku tentang kabupaten itu makin negatif saja setelah di pembekalan, Satuan Tugas (satgas) KKNP menyatakan bahwa Jeneponto mengalami defisit anggaran sebanyak 80 Milyar lebih sehingga satgas mulai mewanti-wanti agar mahasiswa KKNP tidak membuat program kerja yang terlampau bergantung pada pemerintah setempat. Dan kenegatifan itu di perparah oleh kabar bahwa masih banyak warga di wilayah itu yang membuang hajat di sembarang tempat akibat tidak memiliki jamban.

Untuk informasi pertama mengenai defisit, masih bisa ditolerir karena menurut saya hal semacam itu dalam pemerintahan di Indonesia adalah hal yang wajar karena campur tangan pemerintah di negara ini terlampau berlebihan dalam memberikan bantuan langsung jadi tanpa melalui program pemberdayaan masyarakat. KKNP yang independen dari bantuan finansial pemda justru akan menciptakan ruang berkreasi dan berinovasi bagi mahasiswa. Sudah sering ditemukan kasus yang menunjukkan pemda menyetir kegiatan mahasiswa setelah memberikan bantuan dana. Tentu hal seperti itu tidak boleh terjadi. Tetapi dengan demikian tidak berarti bahwa peran pemda harus dihilangkan dari arena permainan sebab koordinasi tetap dibutuhkan, mengingat mereka adalah tuan rumah yang menjadi penguasa daerah dan mengetahui seluk beluk wilayah kerjanya.

Setelah menelaah masalah pertama tadi, pikiranku kemudian tertumbuk pada masalah jamban. Ketika saya coba membayangkan bagaimana keadaan wilayah Jeneponto yang katanya masih jarang jamban itu, yang tergambar dalam benakku membuatku nyaris mual, karena yang muncul di benakku adalah tinja yang berhamburan di pinggir jalan, terbawa arus sungai dan ribuan lalat menari bebas di sekitar tinja-tinja itu. Ketika hendak berlanjut, saya buru-buru merem pikiranku yang mulai melaju jauh ke hal-hal jelek tentang Jeneponto dan mengalihkannya ke arah pemikiran positif dengan kalimat kunci, "Jangan cepat menghakimi sebelum semuanya jelas"

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengikut