Jumat, 11 November 2011

Apologize

Setelah bosan mendengar kabar-kabar tak sedap tentang Si BoY dan semua antek-anteknya di kabinet maupun lembaga legislatif akhirnya seorang tukang becak memutuskan menulis surat pada pemerintah.  

_____________________________________________________________________

Kepada
Yang Selalu Mau Dihormati, Pemerintah Negara yang Sedang Kuhuni Saat Ini
Di mana pun bumi kau pijak saat ini

Di momen hari pahlawan yang sudah lewat ini, saya hanya ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada semua pihak yang selama ini telah mengatasnamakan dirinya sebagai pemerintah. Maaf karena sudah sering menghujat kalian, maaf karena terlalu sering menghina kalian, maaf karena hampir tiap saat menjelek-jelekan kalian, maaf karena sudah menjadi warga negara di negara yang kalian pemerintah.

Sebenarnya saya juga tidak pernah berharap mau tinggal di negara yang kalian pimpin. Tapi apa daya, Tuhan terlanjur mengirim bangau kelahiran dan menjatuhkanku di negara ini. Itu hal yang tidak mungkin kutolak.

Maaf karena perasaan memilikiku pada negara ini begitu kuat hingga saya tak pernah menganggap kalian sebagai orang yang tepat dalam mengurus negara ini. Maaf jika hingga detik ini pun saya tak mempercayai kalian. Dan maaf jika besok, saya akan kembali menghujat kalian.

Salam sayang
Tukang Becak yang tiap hari nongkrong di Cikeas

nb:
tidak usah dibalas. Ndak penting banget.
_____________________________________________________________________


Sayangnya surat itu tidak pernah sampai pada pemerintah karena ternyata si abang tukang becak, salah tulis alamat.
 
sumber gambar: gugiet.blogspot.com


14 komentar:

Inayah Mangkulla mengatakan...

coba kalau si tukang becaknya nyanyyiin lipsing alamatpalsu, mungkin dia tak lagi 'pas2an', walau kemungkinan untuk didengar belum bisa dijamin

Inayah Mangkulla mengatakan...

maksudnuya 'didengar siBOY' hehe. duuuhh, moga suratnya dibalas, soalnya siBOY romantis banget kan pas surat2an ma siiiii nazar

Inayah Mangkulla mengatakan...

... komen lagi, haha
mari kita doakan semoga si NAZAR gak cemburu nantinya jika surat tukang becak terbalas... mau pergi kemana lagi dia mengilang, ke planet mars?

sekianmi deh, tertawama', haha

niQue mengatakan...

percaya deh, Si BoY itu, ga perlu kok dikirimi surat ini itue. kenapa? karena sebetulnya dia sudah tau, hanya pura2 tak mau tau, dan menghadapi orang yang pura2 tak mau tau itu, sama seperti membangunkan orang tidur. Mau dibangunkan ratusan kalipun, dia tidak akan bangun, karena memang dia sudah melek matanya, cuma tidak mau bangun, sehingga dia memilih pura2 tidur terus :D

Kevin mengatakan...

wah soal politik saya no comment :)
sekalian mau minta maaf.
baru bisa follow blognya sekarang.
karena selama ini pakai handphone untuk bw

yuniari nukti mengatakan...

Saya juga minta maaf kalau setelah membaca surat ini saya tertawa ngakak. Maaf bukan saya mau menertawai surat ini tetapi saya hanya tertawa melihat tingkah laku si BoY dan antek-anteknya..
sekali lagi maaf saya pengen tertawa wakakakakaka...
*PUAS..PUAS..* :P

Fiction's World mengatakan...

yaaah kenapa salah alamat pak tukang becak :(

Sungkowoastro mengatakan...

Yahh, alamatnya palsu barangkali.....

Andy mengatakan...

Mungkin tidak pernah sampai,karena menjadi orang jujur seperti tukang becak malah akan diteror oleh orang bayaran seperti tragedi semanggi
pemerintah dikasih amanat oleh pahlawan jaman dahulu,bukanya membawa amanat tuh ke arah yang lebih baik malah membuang amanat itu

Inayah Mangkulla mengatakan...

eh penting ini nah... saaaangat penting, menggemparkan nusantara, nasionalisme kita...

>>> http://www.youtube.com/watch?v=QLNh_cyoun4

NuellubiS mengatakan...

wah jadi selama ini mas narik becak toh? Hehehhe.... :P

muamdisini mengatakan...

hehehe...menghujat itu salah satu bentuk kritikan...
dalam kehidupan pasti ada yang puas dan ada yang tidak puas..apalagi dalam kehidupan politik..
sayangnya iklim politik di negeri ini, kepuasan hanya didominasi oleh segelintir elit, bukan sebagian besar warga negeri....
jadi wajar saja hujatan itu dilayangkan...
semoga surat ini tak salah alamat kawan....
salam

arif mengatakan...

maafkan kami pemerintah, karna kami memang suka mengkritikmu. baik pedas maupun tidak *semacam sambel* :D

Asop mengatakan...

....*berpikir pengen ke jerman untuk belajar bahasanya*

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...