Selasa, 15 November 2011

Kain Celana Dalam: Bahaya Polyester

Saat seorang pria membeli celana di toko atau supermarket, yang menjadi dasar terpilihnya suatu produk sebagai penjaga gawangnya kemungkinan besar didominasi oleh motif harga, penampilan, merek, dan kebiasaan. Mungkin tidak pernah terlintas dalam pikirannya jika bahan kain celana yang dipakainya tersebut (terutama celana dalam) akan mempengaruhi aktvitas seksual.

Tapi tampaknya Ahmed Shafik, salah seorang dokter dari Mesir,  pernah memikirkan hal tersebut sehingga dia sampai melakukan penelitian untuk mengetahui efek kain celana dalam terhadap aktivitas seksual pada tikus.



Mouse in Underwear

Dalam penelitian itu, dia menggunakan 75 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok: empat kelompok menjadi kelompok coba yang dipakaikan celana dengan bahan tekstil yang berbeda-beda, sedangkan satu kelompok sisanya menjadi kelompok kontrol yang dibiarkan tetap telanjang. Adapun jenis bahan tekstil yang digunakan adalah kain poliester 100%, kombinasi kain poliester dan katun 50/50%, kain katun 100%, dan kain wool 100%. Perilaku seksual tiap kelompok tikus ini diamati pada 6 bulan sebelum dan 12 bulan saat masih memakai celana serta pada 6 bulan setelah melepaskan celana. Hasil dari penelitian itu  adalah celana yang mengandung bahan poliester dapat menimbulkan potensial elektrostatik sedangkan bahan tekstil lain yang digunakan pada percobaan ini tidak. Potensial elektrostatik ini tampaknya mempengaruhi struktur intrapenile (daerah vital) yang mengakibatkan penurunan aktivitas seksual pada tikus.

Meskipun sudah ada penelitian seperti itu, sayangnya, belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal ini pada subjek manusia. Jadi, semua terserah Anda. Mau tetap pakai yang poliester atau yang non-polyester.


nb:


Ciri dan karakteristik polyester, antara lain adalah :
Ø    Bahan terasa panas dibadan
Ø    Tidak menyerap keringat
Ø    Apabila kulit anda sensitive dan bermasalah, dianjurkan supaya tidak memakai bahan pure polyester karena akan memperparah kondisi kulit.
Ø    Noda minyak dan noda makanan susah dihilangkan dari pakaian
Ø    Tahan direndam dalam air lebih dari 3 jam

Contoh Kain Poliester. Dikutip dari Wikipedia.

Ciri kain katun:
Ø    Bahan terasa dingin dan sedikit kaku.
Ø    Menyerap keringat
Ø    Pakaian atau kain akan rusak bila direndam lebih dari 2 jam
Ø    Noda dari makanan dan minyak akan mudah hilang dengan menggunakan detergent
Ø    Bisa dicuci atau di dry clean
Ø    Rentan terhadap jamur
Contoh kain katun.


Referensi:
1. Effect of Different Types of Textiles on Sexual Activity. Experiment Study. Ahmed Shafik, European Urology, vol. 24, no. 3, 1993, pp.375-80
2. sumber gambar:
tikus: www.craftster.org,  kain katun: http://bahankain.com
3. sumber ciri-ciri kain katun dan poliester: http://abikover.multiply.com/journal/item/10

nb of nb: lagi-lagi postingan yang bias gender

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...