Jumat, 20 April 2012

Entahlah Kalau Saya

Jujur, saya bukan orang yang sering berlama-lama mendengarkan ceramah di tempat ibadah. Karena karena karakteristik ceramah di tempat ibadah adalah tidak interaktif, terlalu bertele-tele, dan selalu panjang-lebar hingga saya selalu mengantuk nyaris tidur lelap tiap kali sesi ceramah dimulai. Tidak pernah saya lihat penceramah di tempat ibadah yang memaparkan materinya hanya dalam waktu kurang dari 10 menit. Selalu saja overtime, malah kadang bisa sampai berjam-jam. Padahal 10 menit merupakan titik jenuh untuk otak manusia ketika harus dipaksa diam tak bergerak. Saya jadi berpikir, apa kalau saya lagi menjelaskan juga terdengar seperti ini? Karena beberapa teman juga pernah bilang kalau saya juga suka bertele-tele dan berpanjang-panjang ria saat mempresentasikan suatu materi. 

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...