Selasa, 15 Mei 2012

Prasangka

Prasangka itu jahat. Karena alasan itulah sehingga Nabi-nabi orang Islam selalu berupaya mengajak para pengikutnya agar sebisa mungkin, menghindari prasangka. Prasangka yang tidak terkendali bisa berujung pada fitnah dan tipu daya. Dan menurut sabda Nabi orang Islam, fitnah lebih kejam dari pembunuhan.

Sedapat mungkin, jelaskan segala sesuatu dengan bahasa yang lugas tanpa makna-makna tersirat. Karena di balik semua kalimat tersirat, selalu ada terjal yang dapat menjungkalkan para pendengarnya pada prasangka.

Yang jadi masalah adalah kalimat tersirat merupakan kekuatan utama segala karya sastra. Membaca suatu karya sastra yang tanpa kalimat tersirat, tidak ada bedanya dengan membaca komposisi bahan di bungkus mie instan.

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengikut