Kamis, 21 Juni 2012

Mungkin Saja Mimpi

Aku bermimpi tentang kita semalam. Kita yang sudah lama terpisah oleh jarak hingga nyaris saling melupakan perwujudan masing-masing. Namun dalam mimpi semalam, wujudmu begitu rinci tergambar. Bahkan melanosit yang bergumpal di atas keningmu dapat terlihat dengan jelas. Mungkin saya salah membuat rincian mimpi, karena sepanjang ingatanku bersamamu, melanosit itu tidak pernah ada. Mungkinkah sekarang kau sudah memilikinya sejak kita lama berpisah? Entahlah. Tapi apalah arti detail dalam mimpi vivid seperti itu.  Tidak akan ada yang peduli, sama seperti tidak pedulinya penonton pada berbagai kesalahan ilmiah yang terpampang dalam adegan-adegan Promotheus.

Tidak penting apa isi mimpinya.

2 komentar:

NERDina mengatakan...

Promotheus - film pencari Tuhan

Yudi Darmawan mengatakan...

betul, saya salah satu yang tidak percaya mimpi dan tidak mau ambil pusing

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...