Selasa, 19 Juni 2012

Truk yang Melaju di Atas 100 km/jam

Setelah bersusah payah selama seminggu, tiba-tiba punya jadwal lowong ternyata bisa bikin kaget juga. Cultural shock. Semua rencana-rencana yang telah tersusun dengan rapi langsung berubah amburadul. Saya jadi merasa kalau manusia yang paling tidak terorganisir di dunia saat ini adalah diriku sendiri. Semua yang terjadi di sekelilingku berlangsung di luar skenario dan kehendak. Persis seperti mengendarai truk bermuatan tiga ton yang melaju di atas seratus kilometer per jam di daerah pegunungan yang tidak berpeta dan ber-GPS, apapun tikungan dan tanjakan yang ada, libas saja.

Dengan gaya hidup seperti itu, sulit bagiku untuk menerima konsep rencana jangka panjang. Saat semua orang mulai berandai-andai ingin jadi ini atau jadi itu di masa depan, saya justru asyik membawa truk kehidupanku meliuk-liuk untuk menghindari tikungan dan tanjakan yang ada di depanku saja. Tidak pernah tahu, mau dibawa ke mana truk ini.


nb:
Selamat ulang tahun yang ke-23 untuk temanku yang paling rigid, RN. Orang yang selalu berusaha keep on track, tapi lebih sering out of control

3 komentar:

Syam mengatakan...

Mungkin butuh "move-on" ??? :D

eo kids party mengatakan...

serem banget sepertinya perlu tempat yang mulus-mulus deh klo jalan ..

BlogS of Hariyanto mengatakan...

kehidupan memang demikian kawan, selalu penuh lika-liku ..dan penuh dengan kejutan yang bisa mengagetkan cultural shock :)

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...