Jumat, 01 Juni 2012

Wanita yang Move On di Bulan Juni

Meskipun masih tetanggaan dengan Mei, saya berharap tidak ada extraordinary hot day yang terjadi di bulan Juni.

Di bulan Juni yang semoga penuh berkah ini, banyak orang yang telah menyusun berbagai rencana dan resolusi, serta membuat keinginan-keinginan. Istilah kerennya, #junewish. Ada yang berharap bisa liburan ke luar negeri, liburan ke luar kota a.k.a pulang kampung, ada juga yang berharap bisa dapat pacar baru a.k.a move on. Ada juga keinginan-keinginan lain yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu di postingan ini. Ini buka postingan Santa Klaus atau semacamnya.
File:Snake Goddess Crete 1600BC.jpg
A Cretan Snake Goddess from the Minoan Civilization, ca. 1600 BC. Sumber: Wikipedia.


Ada beberapa kenalan yang setahu saya berencana melakukan move on di bulan Juni ini. Mereka telah melakukan berbagai cara agar bisa move on secepatnya, guna mengakhiri kutukan yang mereka sebut juga dengan jomblo. Padahal jomblo a.k.a single itu bukanlah kutukan yang sebaiknya disingkirkan. Mereka belum tahu berkahnya menjadi single usia kepala dua. Sebetulnya saya juga tidak terlalu tahu, berhubung usiaku belum sampai kepala dua. Baru 17 tahun lebih sedikit.

Buat wanita-wanita yang mau move one, ada baiknya Anda membaca jurnal psikologi yang membahas mengenai persepsi orang-orang mengenai wanita yang menarik. Saya tidak menyarankan Anda untuk mengeksploitasi hal itu, takutnya kejadian banned Lady Gaga juga terjadi pada Anda. Atau Julia Perez bakal merasa tersaingi jika Anda terlalu mengekploitasinya. Bahkan mungkin saja, Anda bakal diadukan ke FPI.

Rincian isi jurnal tersebut bisa Anda baca sendiri, kalau tertarik. Sebagai ringkasan saja, jurnal itu membahas mengenai hasil penelitian yang dilakukan untuk menilai seberapa berpengaruhnya ukuran dada dan ukuran bokong dalam menentukan tingkat menariknya seorang wanita. Dan hasilnya, jika dibandingkan dengan wanita berbokong besar, wanita berukuran dada besar ternyata dianggap lebih menarik perhatian orang lain. Saya mengatakan orang lain, karena dalam penelitian ini, partisipannya terdiri dari pria dan wanita. 

Namun jurnal tersebut menekankan bahwa ukuran dada bukanlah segalanya, it's just a minor cue for attractiveness. Masih ada kualitas-kualitas lain yang mempengaruhi attractiveness seorang wanita. Yang jadi masalah sekarang adalah apakah Anda mau menonjolkan minor cue tersebut atau kualitas yang lain?

Dan buat para wanita yang mau move on, pastikan pria-pria tersebut tidak hanya tertarik dengan minor cue Anda.

nb:
Maaf, kalau postingan ini terkesan vulgar. It's just an ordinary article. Selamat berbulan Juni semua...have a great month.
Kalau Anda bertanya mengapa harus ada gambar di atas, sebenarnya itu hanya pelengkap postingan saja. sekaligus ingin memperjelas bahwa ukuran dada dan bentuk dada telah menjadi persoalan yang cukup pelik sejak zaman dahulu kala.

9 komentar:

.syam mengatakan...

postingan ini banyak bohongnya, terutama soal umur :p

-abaikan soal dada-

Skydrugz mengatakan...

yap...abaikan soal dada. lagipula siapa yg mau peduli dgn benda seperti itu...

soal umur..itu benar adanya...
umurku memang 17 tahun lebih sedikit...
sedikitnya itu kan cuma beberapa tahun ji...ndak sampai 10 tahun lebihnya :D

I Love Indonesia mengatakan...

waduhh..

Didin Supriatna mengatakan...

ijin follow gan #145DSP trims...

Skydrugz mengatakan...

jadi...sy harus bilang juga waduh, begitu?

:D

Skydrugz mengatakan...

jadi, sy harus folbek begitu?
:D

.syam mengatakan...

untuk semua balasan2 komentarmu, cuman satu kata (sekaligus ekspresi)

HAHA!

ternyata kau tidak sedingin tulisan2mu yang tanpa kolom komentar, dipost2 sebelumnya. hihi :D

*sotta tingkat propinsi*
*biarmi*

Skydrugz mengatakan...

sy ndak dingin ya? wajar lah... kan manusia...cuma mayat yang dingin.

.syam mengatakan...

-___-"

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...