Rabu, 01 Agustus 2012

Keberuntungan yang Tak Terhingga

Kamu menginginkan keberuntungan yang tak terhingga, begitu pun dengan diriku. Tapi saya tak sanggup kalau harus mencari keberuntungan yang berasal dari koin leprechaun, semanggi empat serangkai, ladam kuda, dan segala benda takhayul lainnya. Meskipun saya tergila-gila dengan keberuntungan, saya tidak bisa mengikuti ide gilamu yang hendak mengoleksi semua jenis benda takhayul pembawa keberuntungan yang ada di seluruh penjuru dunia.



Entah mau diapakan semua benda pembawa keberuntungan itu kalau sudah kau dapatkan. Karena yang ku tahu, keberuntungan bukanlah hal yang bisa diperjualbelikan atau disimpan-simpan. Keberuntungan tidak seperti uang atau emas yang akan tetap bernilai meskipun tersimpan dalam brankas.
Keberuntungan itu harus diuji dengan tantangan dan bahaya agar dapat bermanifestasi. Sehingga mengoleksi benda-benda pembawa keberuntungan akan terlihat sia-sia.

Tak akan mungkin ada pernyataan, "untung bukan saya atau untung hanya kukuku yang lecet", jika tantangan tak pernah menghadang.

Meskipun berpendapat begitu, saya hanya menginginkan keberuntungan yang sederhana, tanpa perlu menghadapi tantangan ataupun bahaya.
Bagaimana denganmu? Jangan bilang, kalau kamu berencana menguji semua keberuntunganmu dengan mengunjungi semua jenis mulut buaya dan harimau yang ada di muka bumi ini lalu terjun di segala medan perang yang sedang pecah. Itu gila. Aku tak mau menghabiskan keberuntunganku untuk hal-hal gila seperti itu.
Tapi kalau itu pilihan hidupmu, saya tak mungkin melarang. Selamat mencoba.

2 komentar:

Rawins mengatakan...

karena nilai tak terhingga didapat dengan membaginya dengan nol
berarti harus pelit dong
hehe piss...

BlogS of Hariyanto mengatakan...

begitulah kehidupan kawan...penuh dengan pilihan yang harus dijalani :)

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...