Selasa, 14 Agustus 2012

Pelari-pelari Gila

Melihat-lihat para pelari di seputar Unhas. Ada pria, ada wanita. Ada yang metropolis, ada yang metromini. Ada yang berjilbab, ada yang tidak berjilbab. Ada yang manis, ada yang pahit, ada yang pendek menapak bumi, dan ada pula yang melayang (tapi itu hanya kiasan, bagi mereka yang mengerti). Sungguh suatu diversitas yang mengagumkan untuk sebuah negara terbelakang yang ingin maju. Sambil bertanya-tanya, apa motivasi mereka berlari di hari panas seperti sekarang ini. Saya pikir, itu bukan soal pengejaran prestasi. Karena tidak ada satu pun atlet Indonesia yang mau gila-gilaan seperti itu. Kalau pun ada, pastilah saat ini dia sudah ada di London, bukan Makassar, sambil memegang medali emas, dan menginjak-injak Usain Bolt.


http://3.bp.blogspot.com/_ua8ycqfc4ok/SzCr4pKqLkI/AAAAAAAABx4/taa-hV8IHyI/s400/Runners+body.gif

Dan kurasa, itu juga bukan soal kesehatan. Berlari di tengah terik yang supir pete-pete saja menyerah di bawahnya, adalah salah satu cara cepat agar bisa memasuki unit gawat darurat. Tidak tahukah mereka, matahari adalah pabrik ultraviolet dan segala jenis radiasi lainnya. Berlama-lama di terkena guyuran mentari berarti sudah teken kontrak bersedia kena heat stroke dan kanker kulit. Tapi mungkin mereka tidak peduli dengan fakta seperti itu.
Yang penting bagi mereka saat ini adalah mereka masih bisa berlari dan menikmati aroma mentari yang membakar. Kalaupun harus sakit, kan ada klinik Tong Fang yang mampu mengobati segala macam penyakit. Tidak perlu mengkhawatirkan wanti-wanti dokter yang selalu merepotkan dan menakutkan. Tidak boleh ini lah, tidak boleh itu lah, harus begini lah, harus begitulah, ah, capek kalau mau disebut satu-satu. Padahal kalau di klinik Tong Fang, cukup 3 kali pengobatan, semuanya langsung sembuh. Siapa yang tidak mau?

Sebenarnya, apapun yang terjadi pada para pelari-pelari itu bukanlah urusanku. Mereka mau sakit atau mati, itu tidak ada hubungannya denganku. Hanya saja, common sense-ku terusik oleh tindak-tanduk mereka. Dimensi ruang dan waktu Unhas bukanlah dimensi yang tepat buat mereka. Mereka cocoknya berada satu dimensi dengan Ariel, Maya, dan Tari, melayang.


Nb:
tulisan di atas adalah postingan ke-991 di blog ini. Untuk menyambut postingan ke-999, saya akan mengadakan give away. Syarat untuk mendapatkan give away ini sangat mudah. Cukup bikin review tentang salah satu atau beberapa artikel atau keseluruhan artikel yang ada di blog ini dan sertakan juga judul, serta link hidup dari artikel blog skydrugz yang direview. Setelah itu, kirim komentar Anda di bawah postingan ini, dengan menyertakan nama, link hasil review dan alamat email. Tidak ada syarat khusus mengenai review tersebut. Panjang dan bahan yang mau direview bebas. Tidak ada pembatasan paragraf dan kalimat.
Pemenang dari give away ini akan dipilih secara subyektif oleh saya sendiri dan diumumkan pada postingan ke-999 blog ini. Batas waktu pendaftaran adalah sampai terbitnya postingan ke-998. Keputusan tidak dapat diganggu gugat.

Give away untuk hajatan ini adalah uang sebesar Rp 99.999.- untuk satu orang pemenang. Hadiah tersebut akan ditransfer langsung ke rekening pemenang.

6 komentar:

Rawins mengatakan...

pelari di tengah terik matahari banyak tuh di jakarta
yang pada nguber nguber bis kota
hehe

HeyGorgeous! mengatakan...

haha puitis si kaka,

seru tapi ada giveaway nya nanti :D

cara menjadi agen trica jus mengatakan...

berbagi kata kata motivasi gan
Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan
Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.
semoga bermanfaat dapat di terima dan ku tunggu kunjungan baliknya :D

Skydrugz mengatakan...

di semua tempat kyknya mmg py para pelari-pelari gila

Skydrugz mengatakan...

anggap saja begitu :LD

Skydrugz mengatakan...

motivasi yg weird...tp terimakasih

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...