Jumat, 03 Agustus 2012

Refarat Limfoma Hodgkin

LIMFOMA HODGKIN

DEFINISI
Sistem limfatik adalah suatu kanker (keganasan) dari sistem limfatik. Sistem limfatik membawa tipe khusus dari sel darah putih yang disebut limfosit melalui suatu jaringan dari saluran tubuler (pembuluh getah bening) ke seluruh jaringan tubuh, termasuk sum-sum tulang. Tersebarnya jaringan ini merupakan suatu kumpulan limfosit dalam nodulus limfatikus yang disebut kelenjar getah bening. Dua tipe utama dari limfoma adalah Limfoma Hodgkin dan Limfoma non Hodgkin.


Limfoma hodgkin adalah suatu jenis limfoma yang dibedakan berdasarkan jenis sel  kanker tertentu yang disebut sel Reed-Stenberg, yang memiliki tampilan khusus dibawah mikroskop. Sel Reed Sternberg memiliki limfositosis besar yang ganas yang lebih besar dari satu inti sel. Sel-sel tersebut dapat dilihat pada biopsi yang diambil dari jaringan kelenjar getah bening, yang kemudian diperiksa dibawah mikroskop.

JENIS LIMFOMA HODGKIN

P Limfositik Predominant : Gambaran mikroskopiknya sel Reed Stenberg sangat sedikit
                                               tapi ada banyak limfosit.
P Nodular sclerotic         : Sejumlah kecil sel Reed Stenberg & campuran sel darah putih lainnya. Daerah jaringan ikat fibrosa.
P Mixed cell                     : Sel Reed Stenberg dalam jumlah yang sedang & campuran sel darah putih lainnya.
P Limphositic depletion   : Banyk sel Reed Stenberg & sedikit limfosit jaringan ikat fibrosa yang berlebihan.
PENYEBAB

Penyebabnya tidak diketahui, walaupun beberapa ahli menduga bahwa penyebabnya adalah virus, seperti virus Epstein Barr. Penyakit ini tidak menular, penyakit ini lebih sering terjadi pada pria. Penyakit Hodgkin ini bisa muncul pada berbagai usia, tetapi jarang terjadi pada sebelum usia10 tahun. Paling sering ditemukan pada usia diantara 15-34 tahun dan diata 60 tahun.

GEJALA KLINIS

M Penyakit Hodgkin biasanya ditemukan jika seseorang mengalami pembesaran kelenjar getah bening, paling sering di leher, tapi kadang-kadang di ketiak dan pangkal paha, multipel, bebas atas konglomerasi satu sama lain.
M Demam tipe pel Ebstein, dimana suhu tubuh meninggi selama beberapa hari yang diselingi dengan suhu normal atau dibawah normal selama beberapa hari atau beberapa minggu.
M Gatal-gatal
M Keringat malam
M Berat badan menurun lebih dari 10% dalam 6 bulan terakhir tanpa diketahui sebabnya.
M Kurang nafsu makan
M Daya kerja menurun  drastis
M Kadang-kadang disertai sesak nafas
M Nyeri setelah mendapat intake alkohol (15-20%)
M Pola perluasan Hodgkin sistematis secara sentripetal dan relatif lebih lambat.

Gejala
Penyebab
Berkurangnya jumlah sel darah merah (menyebabkan anemia, sel darah putih & trombosit kemungkinan nyeri tulang
Limfoma sedang menyebar ke sum-sum tulang
Hilangnya kekuatan otot suara serak
Pembesaran kelenjar getah bening menekan saraf di tulang belakang atau saraf pita suara. 
Sakit kuning (Jaundice)
Limfoma menyumbat aliran empedu dari hati
Pembengkakan wajah, leher dan alat gerak atas (sindroma vena cava superior)
Pembesaran kelenjar getah bening menyumbat aliran darah dari kepala ke jantung
Pembengkakan tungkai dan kaki
Limfoma menyumbat aliran getah bening dari tungkai
Keadaan yang menyerupai pneumonia
Limfoma menyebar ke paru-paru
Berkurangnya kemampuan untuk melwan infeksi& meningkatnya kecenderungan mengalami infeksi krena jamur & virus
Penyakit sedang menyebar
\
DIAGNOSIS

Pada Limfoma Hodgkin, kelenjar getah bening membesar secara perlahan dan tidak menimbulkan nyeri, tanpa adanya infeksi. Jik pembesaran ini berlangsung selama lebih dari 1 minggu, maka akan dicurigai sebagai penyakit hodgkin, terutma jika disertai demam, berkeringat di malam hari dan penurunan berat badan.
Kelainan dalam hitung jenis seldarah dan pemeriksaan darah lainnya bisa memberikan bukti yang menukung. Tetapi untuk menegakkan diagnosis, harus dilakukan biopsi dri kelenjar getah bening yang terkena, untuk menemukan sel Reed-Stenberg.
Pada limfoma Hodgkin disamping sel-sel limfosit, ditemukan granulosit, sel plasma, histiosit dan sel Reed Sternberg merupakan patognomonis untuk golongan ini.

STADIUM LIMFOMA HODGKIN

Penentuan stadium penting sekali untuk menentukan jenis pengobatan , prognosis dan evaluasi hasil pengobatan.
Untuk itu perlu dilakukan :
  1. Anamnesis yang lengkap dari riwayat penyakit dan keluhan-keluhan penderita.
  2. Pemeriksaan fisis yang teliti meliputi grup kelenjar getah bening dipermukaan seperti leher, aksilla, inguinal, dan lain-lain termasuk Waldeyering.Pemerisaan hati & Limpa.

Pemeriksaan penunjang :
& Laboratorium darah tepi lengkap, faal hati lengkap
& Imaging : -Foto toraks ( membantu menemukan adanya pembesaran kelenjar didekat jantung)
                      -USG Abomen
                      -CT Scan lebih kurat dalam menemukan pembesaran kelenjar getah bening atau penyebaran limfoma kehati dan organ lain.
& Biopsi Sum-sum tulang
& Skening Gallium bisa digunakan untuk menentukan stadium dan menilai efek ari pengobatan.
Beberapa pemeriksaan berdasarkan indikasi seperti:
ø  Biopsi hati
ø  Laparotomi(pembedahan untuk memeriksa perut) kadang diperlukan untuk melihat penyebaran limfoma ke peut.
ø  Bone Survey
ø  Kavografi
ø  Mediastinoskopi
ø  Tomografi

STADIUM PENYAKIT HODGKIN

STADIUM
PENYEBARAN PENYAKIT
I
Terbatas ke kelenjar getah bening dari satu bagian tubuh
(misalnya leher bagian kanan)
II
Mengenai kelenjar getah bening dari 2 atau lebih daerah pada sisi yang sama dari diafragma atas atau dibawahnya
(misalnya pembesaran kelenjar getah bening di leher dan ketiak)
III
Mengenai kelenjar getah bening diatas & dibawah diafragma
(misalnya pembesaran kelenjar getah bening dileher dan selangkangan)
IV
Mengenai kelenjar getah bening dan bagian tubuh lainnya

PENGOBATAN

Dua jenis pengobatan yang efektif untuk pengobatan penyakit hodgkin adalah terapi penyinaran(radiasi) dan kemoterapi. Dengan salahsatu atau kedua pengobatan terebut, sebagian besar penderita bisa disembuhkan.
1. Radiasi :
CUntuk stadium I dan II secara mental radikal
    Pengobatn biasanya 4-5 minggu, penderita tidak perlu dirawat. Penyinaran ditujukan kepada daerah yang terkena dan kelenjar getah bening disekitarnya. Kelenjar getah bening di dada yang sangat membesar diobati dengan terapi penyinaran yang biasanya mendahulukan mengikuti kemoterapi.
C Untuk stadium IIIA/B secara total nodal radioterapi, Untuk IIIB secara subtotal body irradiation
Pengobatan untuk stadiumIII bervarisai, tergantung kepada keadaan. Jika tanpa gejala, kadang terapi penyinaran saja sudah mencukupi, tetapi Jika pembesaran kelenjar getah bening disertai dengan gejala lainnya, maka digunakan kemoterapi dengan atau tanpa terapi penyinaran.
C Untuk stadium IV secara total body irradiation
2. Kemoterapi
   Pada stadium IV digunakan kombinasi obat-obat kemoterapi yaitu MOPP :
   M : Nitrogen mustard 6mg/m2hari 1 dan 8
   O  : Oncovin 1,4 mg/m2 hari 1 dan 8
    P  :  Prednison 60 mg/m2 hari 1s/d 14
    P  :  Procarbazin 100mg/m2 hari 1 s/d 14
Setelah siklus kemoterapi berlangsung selama 1 bulan, dengan waktu pengobatan total adalah 6 bulan atau lebih. Kemoterapi  memiliki efek samping yang serius, yaitu bisa menyebabkan : -Kemandulan sementara atau menetap
                         -Meningkatnya kemungkinan menderita infeksi
                         -Kerontokan rambut yang bersifat sementara 

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...