Kamis, 20 September 2012

Anticipation Has a Habit to Set You Up

Suka atau tidak, baik atau pun buruk, apapun bentuk dan wujudnya, perubahan akan selalu menghadirkan cultural shock pada orang-orang yang menyaksikannya. Bagi orang yang menjalani perubahan itu, mungkin saja tak ada keanehan dalam proses transformasi seperti itu. Apalagi kalau transformasi tersebut beroperasi dalam mode alam bawah sadar.

Persis seperti seorang waria Panaikang berpakaian menor, memakai hak tinggi, sedang menunggu pelanggan di malam buta, yang bertemu beberapa ekor anjing gila buas. Common sense tidak bisa memprediksi bahwa waria dengan dandanan seperti itu bakal lolos dari sergapan anjing-anjing gila yang berlari dengan kecepatan nyaris mendekati laju Ferrari. Tapi kenyataan membuktikan bahwa waria itu berhasil lolos, setelah menerjang beberapa buah nisan kuburan Panaikang, yang diakhiri oleh sebuah lompatan melewati pagar setinggi 2 meter. Ketika sedang beraksi, waria tersebut mungkin tidak merasakan adanya keanehan dalam tindak-tanduknya. Namun bagi orang-orang sekitar, transformasi dari seorang waria yang gemulai menjadi atlet tangguh adalah suatu kejadian yang mengejutkan. Sulit dinalar oleh common sense, antisipasi, generalisasi, dan stereotipisasi yang selama ini kokoh terbangun.

Bayangkan kalau kejadian di luar common sense seperti itu terjadi pada orang-orang dan benda-benda yang ada di sekitar kita. Orang yang selama ini kita anggap sebagai penjahat tiba-tiba jadi baik. Jus apel yang baru saja kita beli tiba-tiba saja berubah rasa jadi soto ayam.
Nokia 5310 Xpress yang sedang saya pakai menelepon tiba-tiba berubah jadi iPhone 5. (Semoga saja hal itu benar terjadi)

Karena itu, jangan pernah terjebak oleh antisipasi, generalisasi, stereotipisasi, serta common sense. Karena dalam realitas, mereka bisa saja salah.

nb:

belajar menerima perubahan. belajar menerima segala kenyataan yang berjalan di luar perkiraan. belajar untuk hidup.




3 komentar:

NERDina mengatakan...

Santai saja setelah 3 bulan akan terbiasa :p

f4dLy :) mengatakan...

Masih untung kalau Nokia 5310 Xpress yang dipake nelpon jadi iPhone, gimana kalau malah jadi batu bata, kan bisa repot :D

Ayu Welirang mengatakan...

saya baca karena judulnya ini potongan lagu arctic monkeys :)))

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...