Rabu, 05 September 2012

Recognition: Square One

Saya mulai bisa mengenali hal-hal dari diriku yang dulu tak pernah bisa kukenali. Kata orang, itu hanyalah sebuah tahapan untuk menuju kedewasaan. Tidak ada yang istimewa dengan hal seperti itu. Semua orang pasti mengalaminya. Adikmu, kakakmu, nenekmu, moyangmu, bahkan mungkin Adam juga mengalaminya. Kita tidak pernah tahu. Karena hal seperti itu hanya terjadi dalam ranah privat. Tidak pernah tersembul, kecuali ada yang membicarakannya. Masing-masing orang punya cerita berbeda mengenai pengalaman seperti ini. Persis seperti iklan indomie, "ini kisahku, bagaimana kisahmu?" Karena masing-masing punya cara sendiri dalam menggambarkannya, gaya yang beda, pola pikir dan latar belakang budaya yang pasti juga beda, maka seringkali pengalaman itu tidak lagi dikenali sebagai suatu "pengalaman yang identik". Dan lahirlah banyak istilah untuk bisa mengenalinya.Ada yang menyebutnya ilham, hidayah, jati diri, atau apalah istilah yang ingin mereka percayai dan yakini.



Tapi saya lebih suka menyebutnya sebagai "mengenali kembali diri". Karena saya yakin, sejak awal hal-hal yang baru saya ketahui dari diriku, sudah ada sejak pertama kali ku dilahirkan. Saya hanya perlu menemukannya lagi, karena pada akhirnya, saya memang harus kembali ke square one, awal dari segalanya.



4 komentar:

Penghuni 60 mengatakan...

syukurlah, kalo bs mengenali diri sendiri, karena dari kebanyakan org, mereka lbh sok mengenal org lain ketimbang dirinya sendiri

Paling Asik mengatakan...

kunjungan perdana sobat

Hzndi mengatakan...

An bingung jadinya, inti dari cerita ini apa gan ? :)

Paling Asik mengatakan...

kunjungan perdana, dan ijin follow sobat, ditunggu follback nya yah :)

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...