Kamis, 18 Oktober 2012

Hidup Sepuasmu, Mati Sesukamu

Katamu hidup tercipta di dunia ini untuk dihancurkan. Hutan yang rimbun jadi rusak, manusia yang rupawan bakal peot.
Karena itu kamu bisa melahap bakso boraks, mie formalin, daging tiren dan segala produk patologis lainnya tanpa sedikit pun ragu. Mengapa harus khawatir, katamu, toh, pada akhirnya kita semua akan rusak, lalu mati.
Kita semua memang akan mati, tapi saya tidak yakin kalau pilihan akhir kehidupan yang diiringi oleh gagal ginjal serta organ-organ lainnya bakal menjadi pilihan yang menyenangkan. Selain menyusahkan diri sendiri karena harus berobat ke sana ke mari, orang lain juga bisa susah karena mereka akan ikut-ikutan mengantar, ikut-ikutan khawatir, lalu ikut-ikutan mati juga.

Mati sesukamu, tapi jangan susahkan orang lain.

1 komentar:

elektronade mengatakan...

jadi mikir

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...