Selasa, 23 Oktober 2012

Free

Kamu bercerita padaku tentang sakitnya patah hati, seolah-olah tak ada lagi rasa sakit lain yang bisa melampauinya. Saya rasa, kamu bisa bilang begitu dengan mudahnya karena kamu tidak pernah merasakan sakitnya melahirkan dan mengidap kanker stadium akhir.
Kekasihmu pergi setelah menemukan orang lain yang lebih baik, yang tiap saat dapat ditemui, yang tiap waktu dapat diandalkan. Mengapa harus bereaksi secara berlebihan? Toh, tidak ada yang spesial dari kejadian itu. Sama tidak spesialnya dengan perjalananmu ke toilet atau ke kamar tidur. Itu tidak lebih dari sejumput kenyataan hidup yang tiap hari harus dihadapi oleh manusia.
Semua orang ingin bahagia, termasuk dirimu serta kekasihmu yang baru saja minggat. Itu fitrah.
Jika ternyata kekasihmu ingin pergi meninggalkanmu untuk menemukan kebahagiaan di tempat lain, mengapa kamu harus menghalanginya?
Biarkan dia bahagia. Dan temukan kebahagiaanmu sendiri.
   

2 komentar:

Syam Matahari mengatakan...

deh, keras! haha...

Nyayu Amibae mengatakan...

hmmmm.... biarkan setiap orang mencari dan menemukan kebahagian mereka,,, :)

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...