Jumat, 11 Januari 2013

Kamis, 10 Jan 2012

Padahal sudah berencana naik bus keliling kampus seperti kemarin. Tapi takdir berkata lain. Hari ini supir pete-pete kampus berdemo lagi. Tak ada ojek dan bus yang beroperasi. Mungkin mereka ketakutan. Takut para supir pete-pete menggila, lalu merusak segala yang nampak di depannya. Untungnya sekarang masih masa liburan sehingga tidak terjadi agregasi manusia di sekitar kampus. Resiko kerusuhan meningkat saat agregasi manusia terjadi.

Perubahan jalur pete-pete mungkin terdengar sepele. Tapi bagi supir pete-pete dan mahasiswa yang tidak punya kendaraan seperti saya, itu masalah besar. Hal ini menyangkut aspek sumber penghasilan, jarak tempuh, efisiensi, dll. Akan sulit dipahami oleh mereka yang tidak pernah menggunakan pete-pete.

Jadilah aku pengelana kampus seperti di masa lalu. Berjalan menulusup koridor-koridor kampus, mulai dari fakultas teknik, sampai fakultas mipa. Jauh juga. Tapi menyenangkan. Sudah lama aku tak melakukan kegiatan macam ini. Hanya saja, berpapasan dengan mahasiswa-mahasiswi baru yang berseliweran membuatku merasa tua. Lima tahun tiga bulan aku jadi mahasiswa, melebihi masa jabatan seorang presiden. Sudah saatnya untuk memikirkan demisioner. Tapi biarlah itu menjadi urusan belakangan. Memuakkan rasanya tiap kali mendengar pertanyaan, "kapan selesai?", pernyataan bernada perintah, "cepat-cepat mi selesai!" maupun kalimat yang bukan pertanyaan atau perintah, "saya kira kamu sudah selesai". Saya jadi merasa bersalah pada para senior, karena seringnya aku mengucapkan hal-hal memuakan seperti itu pada mereka.
Tapi itu masa lalu. Saatnya berjalan di masa kini, karena masa lalu hanyalah produk pikiran. Akan lenyap saat timbul kesenangan-kesenangan baru. Apa yang sedang saya bicarakan.

Saat sampai di kampus, dosen yang saya cari tidak datang. Pulang.

3 komentar:

RahMa mengatakan...

anak unhas juga kah?

#saya juga termaksud pengelana kampus ,kadang sengaja berputar jauh krn ingin melihat2 kegiatan fakultas lain atau sekedar memperpendek jarak dengan melintasi koridor fakultas lain..


katanya adami bis d unhas?
adami juga sepeda..

Amey mengatakan...

i'm sorry....=(

haps dw mengatakan...

Hei.. emang udah seharusnya kalii angkot gak masuk kampus. selain di Unhas, gak ada kampus yg ada angkot masuk kalii. lagian, berjalan menyusup2 di fakultas org lain semakin membuat kita kaya. kaya kenalan, kaya pengalaman, dan mungkin dapat jodoh *eh?! ahahahahaha :-)

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...