Minggu, 27 Januari 2013

Wrote Write Writting

Saat hendak menulis ini, saya tidak sedang berencana menulis sebuah postingan. Tiba-tiba saja tanganku bergerak. Kombinasi kesepian, kegalauan, ke-kere-an, dan ke-ke-an-an lainnya membuat semuanya mungkin.
Sejak kehilangan rutinitas, saya merasa telah berubah menjadi mahluk lain. Mahluk yang berwujud nemesis dari diriku yang dulu. Untuk analogi populernya, lihat saja hubungan antara Spiderman dan Venom, atau Wolverine dan Sabretooth.
Kalau di zaman ketika diriku masih seambisius dulu, saya tak akan menyiakan waktu luang seperti ini untuk merefleksikan diri, menulis hal-hal yang tak bermakna seperti ini, memikirkan sesuatu yang tak berujung seperti ini. Kalau dulu, saya mungkin sedang terlarut dengan kamus bahasa Jepang-Rusia, berdebat dengan seseorang tentang Engels dan Marx atau memindahkan isi teksbuk ke dalam catatan. Dulu saya akan menganggap semua kegiatan itu berguna untuk hidupku. Tapi kini, saya rasa itu tindakan yang naif. Hidup bukan hanya sekedar mengisi waktu luang dengan kegiatan lain yang dianggap berguna.
Dianggap berguna. Karena nilai guna dibentuk oleh persepsi. Dan persepsi merupakan hasil bentukan lingkungan. Dulu lingkunganku dipenuhi oleh orang-orang yang ambisius. Sekarang pun begitu. Hanya saja, lingkunganku yang sekarang, punya taraf dan cara pencapaian ambisi yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...