Rabu, 13 Februari 2013

Mungkin Membosankan. Tapi Ini Salah Satu Kenyataan yang Membuatku Tetap Bertahan

Bangun pagi. Air tidak mengalir. Kalau sudah begini, solusi terakhir adalah ke masjid. Temanku selalu bilang, bahwa masjid akan selalu menjadi tempat perlindungan. Tempatmu menemukan hal-hal yang menakjubjan. Berlebihan.

Tapi saat sampai di sana, ternyata air masjid juga tak mengalir. Untungnya ada stok penampungan air masjid. Masih cukuplah untuk mandi 5 kali. Namun untuk pagi ini, sekali saja sudah cukup.


Ke kampus. Jalan-jalan mencari inspirasi. Waktu jam zuhur, ke masjid lagi. Sepertinya tema hari ini adalah masjid. Bukan maksud untuk sok spiritual. Tapi hidupku memang hanya berputar-putar di tempat yang sama. Tiap manusia punya tempat nonkrongnya masing-masing. Tempat di mana mereka merasa bisa diterima, merasa bisa menjadi diri sendiri.

Kalau untuk para pedagang, tempat itu adalah pasar. Untuk para anak dugem, tempat seperti itu ditemukan di diskotik atau klub. Bagi para pemain bola tempat itu adalah lapangan hijau. Tapi kalau saya, tempat seperti itu hanya dapat kutemukan di kamar, kampus, rumah sakit, atau masjid. Kalau saya tidak berada di salah satu tempat itu, berarti saya lagi disorientasi. Dan disorientasi bagiku, selalu berkonotasi buruk.

Waktu ke masjid, saya kaget. Kok tumben banyak sekali jamaah ya...sampai harus menunggu shalat gelombang kedua. Padahal sekarang bukan bulan puasa. Dulu-dulu, masjid di kampus tidak sampai seramai ini.
Mungkin semua lagi kena keinsyafan massal. Entahlah.

 

2 komentar:

Syam Matahari mengatakan...

halo omm sky, piye kabare?

haps dw mengatakan...

Wah, lama gak BW kesini. setengah bulan saya terjebak di dunia nyata. Well hei, dua pekan lalu saya ke makassar, lewat stand asia loh ya #pamerbanget

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...