Sabtu, 13 April 2013

Antihipertensi

Anjuran:
  • Untuk orang tua, terapi antihipertensi yang dianjurkan adalah golongan diuretik thiazid, baik digunakan secara tunggal atau dikombinasikan dengan calcium-channel blocker. Orang tua sebaiknya tidak diberikan obat-obatan yang dapat menyebabkan hipotensi ortostatik seperti anti-adrenergik atau alfa-blocker karena obat-obatan tersebut dapat menyebabkan pingsan atau terjatuh. Orang tua harus menghindari kombinasi obat-obatan yang mengandung alfa-bloker seperti labetalol. Orang tua juga dapat diberikan ACE inhibitor atau ARB karena tingginya insidensi diabetes pada orang tua.
  • Untuk penderita penyakit arteri koroner, terapi antihipertensi yang dapat diberikan adalah beta-bloker dan CCB. JNC merekomendasikan beta-bloker untuk orang-orang yang mengalami serangan jantung karena dapat menurunkan resiko serangan berikutnya.
  • Untuk pasien gagal jantung kongestif, hipertensi dapat diatasi dengan menggunakan ACE inhibitor. JNC merekomendasikan penggunaan ACE inhibitor secara tunggal atau dikombinasikan dengan diuretik (terutama untuk CHF yang disertai HT). ARB juga dapat digunakan.
  • Pasien hipertensi yang mengalami penyakit ginjal dapat diberikan ACE inhibitor karena obat ini dapat memperlambat laju keruakan ginjal. Naun ACE inhibitor dapat meningkatkan kadar kalium. Oleh karena itu, pemberian ACE inhibitor pada pasien gagal ginjal harus diawasi dengan ketat, terutama fungsi ginjal.
  • ACE inhibitor dan ARB merupakan terapi pilihan untuk pasien diabetes karena dapat memperlambat laju kerusakan ginjal. Beberapa obat-obatan dapat berbahaya untuk pasien diabetes. Sebagai contoh, diuretik thiazide dapat meningkatkan kadar gula darah, dan beta bloker dapat menyembuyikan gejala hipoglikemia.
  • CCB, ACE inhibitor, dan ARB tidak mempengaruhi kadar lipid. Thiazid dan diuretik loop dapat meningkatkan kadar kolesterol.
  • Pasien yang mengalami gangguan respirasi sebaiknya tidak diberikan antihipertensi beta-bloker karena dapat memperburuk gangguan pernapasan.
  • Pasien gout sebaiknya tidak berikan diuretik karena dapat meningkatkan kadar asam urat.
 Sumber:

Nb: berdiskusilah dengan dokter Anda saat akan menggunakan obat

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...