Rabu, 19 Juni 2013

Get Lost and Get Found

Tersesat dalam lembaran-lembaran katalog bersama senyum palsu para model dan label harga yang membuat muak. Kata pakar senyum, para model di katalog itu, telah mengeluarkan senyum mereka yang paling tulus. Itu dapat terbaca dari bentuk lengkung senyum dan kerut jidat. Ditambah lagi, mereka dibayar untuk tersenyum. Tentu saja mereka akan tulus melakukannya.
Tapi bagiku, senyum mereka tetap terlihat palsu, apapun penjelasan yang coba menyatakan sebaliknya. Mungkin karena bukan saya yang dibayar ketika mereka tersenyum. Mungkin juga ini hanya dendam akibat pernah punya hubungan yang buruk dengan seorang model. Tapi bisa jadi, ini hanyalah bentuk lain dari bosan.

Bosan yang menemukan diri di posisi yang sama tiap kali kontempelasi dilakukan. Karena itu kubuat diriku tenggelam dan tersesat dalam rimba katalog. Berharap menemukan diri di tempat yang berbeda dari posisi sekarang.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...