Minggu, 23 Juni 2013

Dreamy Drum

Sebuah buku pernah bilang bahwa tiap malam manusia bermimpi minimal 2 kali. Namun tidak semua dapat diingat. Hanya mimpi-mimpi bermakna dan yang mencerminkan obsesi terdalam yang dapat diingat.

Mimpi paling sepele pun, kalau tetap membekas di ingatan pastilah berhubungan erat dengan keinginan manusia yang primodial.

Dulu, saya memiliki sejumlah mimpi yang dapat kuingat selama berhari-hari. Bahkan beberapa di antaranya dapat teringat sampai saat ini.

Namun dalam 5 tahun terakhir, saya tidak lagi memiliki ingatan mimpi. Semua mimpi yang terjadi di malam hari, langsung menguap begitu matahari terbit. Tidak ada yang tersisa, kecuali perasaan sudah bermimpi tapi tak tahu mimpi apa itu.

Apa mungkin saya tak memiliki lagi obsesi apapun dalam hidup ini? Mengerikan. Padahal saya masih ingin keliling dunia, ingin memiliki semua jenis konsol game keluaran Sony, Microsoft dan Nintendo, ingin tinggal di rumah yang dekat pegunungan, ingin punya perpustakaan pribadi, serta ingin punya waktu dan kesempatan untuk menikmati semua hal tersebut. Mungkin saja keinginan-keinginan itu terlalu superfisial hingga tak layak masuk daftar mimpi yang wajib diingat.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...