Selasa, 11 Juni 2013

Start All Over Again

Nonton film Warm Bodies. Tidak seperti kisah zombie yang sudah-sudah. Film ini tidak fokus pada manusia yang berupaya bertahan hidup dari serangan zombie. Tapi tentang zombie yang ingin menjadi manusia. Dan kira-kira apa yang menjadi penyebab timbulnya keinginan tersebut?
Saya yakin, hampir semua orang yang pernah nonton film atau baca novel tahu penyebabnya. Sudah bisa ditebak? Yap, that's right. That's because of love. Seperti yang The Beatles bilang, all you need is love. To get health, zombie just need a love.

Warm Bodies


Kata seorang teman, film ini sebenarnya mirip parodi-nya Twilight. Apa itu Twilight? Jangan tanya saya. Saya tidak tahu, karena belum pernah nonton maupun baca novelnya. Tapi mari kita lanjut pendapat teman tersebut, Warm Bodies secara plot menyerupai Twilight karena keduanya menceritakan tentang kekuatan cinta yang mampu menyatukan beberapa perbedaan.

[Yap, hanya beberapa. Tidak segalanya. Sebenarnya temanku bilang "segalanya", tapi saya revisi jadi "beberapa". Tidak semua bisa disatukan oleh cinta. Tapi sepertinya, tidak perlu perpanjang perdebatan semantik tentang cinta.]

Hanya saja Warm Bodies adalah kisah tentang zombie, sedangkan Twilight adalah kisah tentang vampie. Kalau harus memilih antara Warm Bodies dan Twilight, saya akan memilih Warm Bodies. Kenapa? Karena saya belum pernah nonton Twilight, dan saya tidak suka vampire.

No offense untuk semua pecinta vampire dan Twilight. Ini hanya pendapat pribadi.

Yang saya suka dari Warm Bodies antara lain:
1. Musik latarnya. Banyak lagu bagus yang diputar selama film sampai saya lost track dengan kisah film-nya. Saya mungkin perlu cari tahu siapa penyanyi lagu latar film ini.
2. Intro film ini yang dibuka dengan monolog seorang zombie. Saya selalu suka film yang ada monolog-nya. Biarpun terdengar omong kosong, tetap saja keren bisa bermonolog dan membayangkan monolog itu terputar dalam pikiran.
3. Plot-nya terlalu sederhana dan mudah ditebak. Saya suka film yang berjalan sesuai dengan keinginan dan perkiraanku. :D

Kuharap kami bisa menyembuhkan Boneys dengan cinta,
Tapi kami hanya bisa membunuh mereka.
Tapi tak ada yang menyesal soal itu. Mereka terlalu jauh
untuk berubah.

-R,  Warm Bodies
Tidak semua hal dapat disembuhkan oleh cinta. But we can start all over again

nb:
tiba-tiba kena serangan mual.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...