Sabtu, 13 Juli 2013

Just For Fun

Manusia membuat mainan dari berbagai sumber daya yang dapat diraih, entah itu kertas, kain, kayu, logam atau materi sintesis lainnya, untuk mendapatkan kesenangan. Ketika manusia mulai bosan dengan bahan-bahan artifisial, mereka pun beralih memainkan mahluk hidup yang bergerak. Hewan dan sesamanya. Manusia sebagai mainan merupakan salah satu temuan paling efisien dalam sejarah peradaban. Bisa didapatkan secara bebas, bisa mengurus diri sendiri, mudah diperbanyak, dan harganya bisa lebih murah dari ponsel buatan China yang sebulan pakai langsung rusak. Malah pada zaman dulu, budak manusia bisa didapatkan secara cuma-cuma.

Manusia memainkan manusia dalam berbagai panggung kehidupan, mulai dari urusan politik hingga percintaan. Mereka tidak hanya memainkan raga dan tenaga, namun juga pikiran dan perasaan. Ketika bosan dengan satu manusia, maka langsung saja beralih ke mainan manusia yang baru. Tak perlu repot-repot membuang manusia mainan yang lama ke tong sampah karena para manusia mainan itu bisa membuang diri mereka sendiri ke jurang, jembatan, atau memutuskan nadi.
Betapa kejamnya manusia. Homo homini lupus.

Beberapa manusia, tidak puas dengan memainkan satu manusia dalam satu waktu. Mereka ingin memainkan beberapa manusia sekaligus entah karena alasan kebutuhan atau hanya untuk ajang lucu-lucuan. Manusia-manusia seperti ini yang terburuk, lebih baik mereka terjerang dalam dasar wajan yang gelap dan mendidih agar tak seenak udel memainkan manusia lainnya.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...