Selasa, 02 Juli 2013

To Be Where There's Peace

Di masa yang silam, saya selalu berpikir bahwa desa adalah tempat yang nyaman untuk di tempati. Sebuah dunia yang penuh dengan kesahajaan, kesederhaan, dan kepolosan, dimensi ruang yang tepat untuk lahirnya kedamaian. Namun berbagai peristiwa yang telah terjadi akhir-akhir ini membuatku berpikir ulang tentang generalisasi desa sebagai tempat yang nyaman.
Mind set-ku yang dulu tentang kenyamanan desa pasti-lah terkontaminasi oleh film dan bacaan-bacaan masa lalu. Semua kontaminan itu membuat pikiranku kabur dalam menilai realitas, hal itu membuatku salah beradaptasi dengan kehidupan desa yang sekarang. Di masa lalu, saat semua film dan bacaan propaganda diciptakan, desa mungkin tempat yang nyaman. Namun di masa kini, desa tidak lagi sejalan dengan segala hal yang pernah kunonton, yang pernah kubaca, dan pernah kudengar.

Butuh waktu untuk membersihkan penalaran dari pengetahuan sesat masa lalu. Namun begitu semuanya jelas, kini aku mengerti, tidak ada satu pun tempat yang benar-benar damai selain lautan pikiran.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...