Sabtu, 09 November 2013

Mongrelia

Entah apa yang dipikirkan oleh kucing dan sapi ketika mereka terlahir di dunia.
Apa mereka sempat berpikir mengenai kebebasan memilih kehidupan? Apakah mungkin mereka berpikir seperti ini, "bingung nih, terjebak dalam pilihan antara menjadi kucing rumahan ataukah ngegarong saja di jalanan jadi kucing karir. Tuhan, tolong aku" lalu kucing itu update status di medsos. Sapi juga tidak mau kalah bingung, dilema mau melanjutkan pendidikan ke universitas sapi perah atau ke universitas sapi pedaging. "Masa depanku bergantung pada pilihan ini" lalu update status dan tidur. Besok paginya, cek komentar.

Bagi mereka, mungkin, memilih kehidupan yang manapun, tidak akan sampai menimbulkan efek seperti Hitler dan rekan seangkatannya di masa perang dunia kedua. Pada akhirnya, para kucing dan sapi tidak perlu sampai menghancurkan dunia dengan perang nuklir dan beberapa kali terjebak dalam perang dingin. Kucing kalau lagi ngambek, paling hanya main cakar-cakaran, teriak-teriak, habis perkara. Sapi malah saya tidak tahu, bisa ngambek atau tidak.

Rumitnya menjadi manusia.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...