Jumat, 31 Mei 2013

Ar Og Ancy

Seringkali kita terjerembab di dalamnya tanpa merasakan apapun. Hingga akhirnya kita berada di situasi "nyaris" atau bahkan "terlanjur", dan terlambat menyadari bahwa kita sudah kelewatan, kita telah melewati garis tak dapat balik, kita sudah keterlaluan.

Kamis, 30 Mei 2013

How to be a human being

Rasa takut dapat lahir dari semua hal yang tidak kita ketahui, yang tak mampu kita kendalikan, yang tak dapat kita raih.

Rasa takut mungkin dapat merusak, melumpuhkan, dan melemahkan. Namun tidak berarti ketakutan harus selamanya disingkirkan.
Rasa takut dapat membuat kita merasa sebagai manusia seutuhnya.

Sid Day 13, 14, 15

Menghitung waktu membuat semuanya terasa lebih lama.
Saya berpikir untuk mengabaikannya saja agar semua kegilaan ini berlalu lebih cepat dari yang bisa kupikirkan. Meskipun mengabaikan adalah selemah-lemahnya upaya untuk menghadapi kenyataan, setidaknya itu lebih baik daripada berpura-pura tegar menghadang.

Stand still and keep walking.

Senin, 27 Mei 2013

Sid Day 12

Ada beberapa hal prinsipil yang tidak bisa diganggu gugat. Hal itu yang membedakan kita dari orang lain. Itu yang menjadi ciri khas. Itu yang mendefinisikan siapa kita yang sesungguhnya.
Biarpun ribuan topeng telah dipakai untuk menyesuaikan diri kita dengan lingkungan, namun jika prinsip itu telah dilanggar, maka jati diri kita telah hilang.

Minggu, 26 Mei 2013

Kaki Bukit

Jika definisi bahagia adalah bisa hidup seperti Adele, Justin Bieber, Abdul Rizal Bakri, atau mungkin Arya Wiguna, maka saya tidak tertarik mengejarnya.
Mengejar kebahagiaan macam itu sepertinya telalu melelahkan.
Di dunia yang mengagungkan kebahagiaan manifest, kebahagiaan yang dapat terjamah, orang sepertiku hanya akan dianggap pemalas, tidak ingin maju, tidak punya mimpi. Whatever, lah.

Kalau memang bahagia adalah salah satu pencarian tertinggi dari umat manusia, maka kebahagiaan yang kucari adalah jenis kebahagiaan yang senyap.
Bisa bekerja di tempat yang damai, kemudian pulang ke rumah, bertemu keluarga, makan bersama, lalu tidur. Itu sudah cukup.

Saya tidak bisa membayangkan betapa kerasnya hidup yang dialami oleh Justin Bieber. Keliling dunia, bertemu pers, jumpa fans, lalu menyanyi, menari, nyaris tiap waktu habis bersama orang lain yang tidak dikenal. Tak ada waktu untuk menyendiri dan bersama orang yang kita percayai, hidup seperti itu bisa membuatku gila.

Sejak SD sampai kuliah, saya selalu berpikir, kenapa saya tidak bisa seperti orang lain, yang ingin liburan ke tempat-tempat baru, ke tempat yang mendapat bintang lima dari majalah tour and traveling, ke tempat-tempat yang kata orang menarik. Saya pernah mencoba menjadi seperti orang lain, liburan ke tempat highly recomended menariknya. Tapi begitu sampai di sana, saya merasa datar, dan berpikir, "di mana sisi menariknya tempat ini? Tinggal di rumah dan bikin rusuh sama adik sepertinya lebih menarik dari tempat ini." Sejak saat itu, saya tidak lagi berniat jalan-jalan.

Mereka bilang, orang sepertiku adalah tipikal Settler. Selamanya terus begitu, tidak akan pernah mencapai puncak. Mengapa harus mencapai puncak jika kita bisa hidup bersama keluarga yang menyayangi kita di kaki bukit? Biarlah mereka semua berlomba-lomba ke puncak, agar kaki bukit lebih tenang, lebih damai.

Sid Day 11

Amparita. Di sini, saya hanya mengharapkan keamanan, ketenangan, kedamaian.

Sabtu, 25 Mei 2013

Sidrap Day 10

Sudah di Sidrap lagi. Hanya ada Fatimah dan Ade di posko. Untunglah tidak ada percecokkan seperti yang ditakutkan oleh anggota yang lain.

Di sepanjang perjalanan tadi ada suatu pemikiran yang hinggap di otakku. Dan saat sampai di posko, pemikiran itu telah bermanifestasi ke berbagai arah yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya.

Untuk sementara, kubiarkan pikiran itu berseluncur di gyrus otakku karena ada hal lain yang harus kulakukan. Survive.

Keep happy. Keep survive. Keep the humanity and sanity in my mind.

Quantity Is Not The Matter, They Said.

Sepertinya saya sedang mengalami writter's block, suatu keadaan di mana seorang penulis tidak lagi menjadi dirinya sendiri ketika menulis. Dia lebih memilih menjadi sesuatu yang bukan dirinya, entah itu menjadi hewan, komunis, liberalis, nihilis, atau pluralis, atau yang lainnya. Karena menjadi hal lain, maka seringkali penulis berhenti menulis. Menanti momen yang tepat, nanti mood bagus, tunggu pemilu, kira-kira begitulah cara mereka lari mereka dari writer's block. Mereka tidak berdaya untuk menyingkirkan sawar itu. Banyak dari mereka yang terlena hingga akhirnya tak menulis lagi. Dan penulis amatir seperti saya, biasanya mati karya karena hal ini. Kita bosan menulis hal-hal yang menguras pikiran, lebih tertarik update status fb, ngetwit, perbahrui momen dll. Tak dapat dipungkiri, hal-hal macam itu lebih menarik dari blogging.

Penulis profesional juga sering mengalami kondisi yang sama. Hanya saja, mereka mampu meruntuhkan penghalang itu sebab hal tersebut wajib terjadi demi keberlangsungan karir dan kehidupan mereka. Apalagi di tengah maraknya pembajakan seperti sekarang ini, penulis yang tanpa karya baru bakalan terlindas zaman dan tak pernah muncul lagi.
Kecuali, kalau produk tulisan laku keras, terus diadaptasi jadi film, dipanggil acara talk show, dan tercebur selamanya di dunia macam itu. Tak lagi menulis karya inovatif tidak akan sampai membuat bangkrut. Toh, royalti jalan terus.

Ada beberapa penulis idealis yang dulunya suka mengkritik skenario sinetron. Katanya basi, monoton, norak. Dan saat diawal karir, mereka memang punya karya masterpiece. Namun begitu mereka juga terkenal dan ditawari jadi penulis skenario sinetron stripping, ujung-ujungnya, mereka justru menjadi sesuatu yang dulunya mereka benci. Mereka menulis skenario yang ternyata tidak jauh beda dengan pendahulunya. Writer's block.

Jumat, 24 Mei 2013

Isip Day 9

Masih di Makassar. Ketiduran, jadi lupa telepon supir penjemput.

Mencoba menyelesaikan proyek yang tidak juga rampung. Dua proyek yang must do dan satu proyek yang sepertinya sudah terhenti di tengah jalan hingga tak dianggap lagi sebagai proyek. Tapi coba saja diselesaikan.

Tiba-tiba stuck.

End of posting.


Sabun Cuci Muka

Ada yang pernah punya pengalaman tiap pakai pencuci wajah entah dengan sabun mandi atau produk khusus wajah justru timbul banyak jerawat dan saat tanpa perawatan, wajah justru baik-baik saja?
Jika benar seperti itu, maka wajah Anda termasuk dalam wajah yang menguntungkan.
Lebih hemat.
Lebih praktis.
Tidak perlu ada rutinitas cuci muka pagi-siang-malam untuk bebaskan diri dari jerawat.
Sepertinya asyik juga kalau bisa mengenal lebih banyak orang yang punya keanehan seperti itu.
Orang-orang yang tidak terlalu peduli dengan perawatan wajah. Selama masih punya wajah yang sehat, itu sudah cukup.








 



I Love Possibilities

It makes you wonder. It makes you insomnia. It makes you think and think all over again while you act, act, and act to settle those possibilities.
We love possibilities those bring us to happiness, hate another. But that's okey. That's human.

Kamis, 23 Mei 2013

Possibilities

Saya hidup di dalam dunia yang diisi oleh berbagai kemungkinan. Meskipun kemungkinan-kemungkinan itu tidak lagi sebanyak masa kecilku dulu, ketika hidupku belum diikat oleh banyak status dan label sosial, saya tetap berusaha menikmati setiap proses pemilahan pada berbagai kemungkinan tersebut. Saya mungkin tidak bisa lagi memilih untuk menjadi penyanyi cilik, masuk pesanteran, masuk SMK, atau menjadi polisi karena semua kemungkinan tersebut telah terkunci oleh aspek yuridis dan kronologis.

Tapi saya tak ingin menyesali semua kemungkinan yang telah berlalu dan tak dapat lagi kembali.

Live on your life. There are so many possibilities out there. Grab it or kick it.

Isip 8

Masih di Makassar.
Nonton Fast and Furious 6. Sepanjang film, tidak fokus dengan cerita. Tapi sibuk mencari-cari orang Indonesia yang terlibat dalam pembuatan film tersebut.

Project Undone, Please Done

Semoga bisa selesai hari ini.

Rabu, 22 Mei 2013

Dance Dance Dance

Sepertinya dalam satu bulan terakhir saya terinfeksi virus dance...dance...dance. Padahal dulunya, saya bukan pendengar musik genre dance. Karena terbiasa dengan britpop dan rock, saya menutup telinga terhadap aliran musik lain.  Tapi sejak mengenal Mika, Foster the People, dan dengar Titanium milik David Guetta (baru dengar 3 minggu lalu) saya jadi tahu kalau genre dance tidak seburuk dugaanku selama ini.
Baru-baru ini ketemu lagi penyanyi yang genre-nya mirip Mika dan Foster the People. Namanya Bastille. Ketemunya tidak sengaja tadi waktu lagi cari-cari versi live Foster the People. Setelah didengar lama-lama, ternyata musiknya asyik juga.



Saya belum tahu seluk beluk penyanyi yang satu ini. Yang saya tahu, mereka cukup asyik untuk didengarkan.

Isip Day 7: Foster The People - Missu You

Masih di Makassar. Setelah kemarin menyelesaikan urusan SPPD. Hari ini saya terjebak di kamar. Menyelesaikan beberapa proyek yang belum rampung. Ditemani album Torches-nya Foster The People. Lagu-lagu mereka aneh. Meskipun saya belum pernah mencoba LSD, tapi saat mendengar lagu mereka, saya seperti terjebak di dunia psikedelika.

Jika mendengar versi studio, mungkin mereka terdengar kurang menarik. Tapi ketika melihat versi live atau akustik, mereka betul-betul keren. Dentuman drum Mark Pontius terdengar gahar. Ekspresi mengantuk Cubbie Fink saat membetot bass juga lebih kentara.
Apalagi saat melihat gaya menari Mark Foster yang eksentrik. Saat melihat para anggota band yang berganti-ganti instrumen. Saat tanpa disadari, lagu-lagu mereka mulai menjadi bug-ear di telingaku,



Mengetik lagi.

Selasa, 21 Mei 2013

Foster The People - I Would do Anything For You


Foster the People - I Would Do Anything for You (Cover Plugin Stereo & Mother Fox)



Saya selalu suka album pertama suatu band. Terdengar lebih idealis, lebih tulus, lebih jujur.


Isip Day 6

Balik ke Makassar jam 3.30. Saya, Anggiat, Pak Supir Haji Ruslan, serta seorang penumpang lain yang tidak bisa disebut namanya karena saya tidak tahu, menembus pekatnya subuh di Sidrap. Hujan.

Saya pulang ke Makassar untuk urus SPPD. Rencana mau nonton Star Trek dan Iron Man 3. Semoga bioskop masih memutarnya.
Anggiat pulang karena alasan yang tak jelas. Tapi tak apalah, yang penting dia yang bayarkan uang transportasi. :D

Senin, 20 Mei 2013

Sidrap Day 5

Ke dinkes melapor. Dengar pengarahan. Terus foto-foto. Lalu orientasi di PKM Amparita.
Pulang, atur jaga.
Mengatur jaga jauh lebih rumit dari belajar soal UKDI.
Dengar kabar UKDI mau dihapus. Whatever lah.

Happy forever and after.

Minggu, 19 Mei 2013

Sidrap Day 4

Kemarin Farid dan Kak Ipal datang. Setelah melapor ke pembimbing, kami langsung ke rumahnya Aswin di Amparita. Hujan deras melanda. Tapi kami sampai dengan selamat.

Setelah bermalam di sana, kami kembali ke posko. Farid sudah menjalani orientasi di IRD. Sedangkan saya, menyibukkan diri dengan hal-hal sepele. Pada siang hari, satu per satu teman posko mulai berdatangan. Hanya 1 orang yang belum berkumpul. Katanya dia masih di Depok karena kakeknya meninggal. Kami turut berduka cita.

Happy forever and after...

Sabtu, 18 Mei 2013

Sidrap Day 3

Bangun pagi. Mika sudah semprot-semprot lagi Hit di kamar mandi. Sejak kemarin, nufit, kak mochi dan mika punya hobi baru. Berburu kecoak. Kak Mochi dan nufit lebih suka metode trauma tumpul. Sedangkan mika lebih memilih metode racun. Tapi pada akhirnya kak mochi dan nufit memakai juga metode racun karena mereka terkepung kecoak di kamar mandi.

Perburuan kecoak telah membuatku ikut-ikutan keracunan. Tenggorokan nyeri, nyeri kepala, dan hipersalivasi. Sepertinya saya mulai menunjukkan gejala intoksikasi organofosfat. Aku butuh atropin.

Biarpun punya hobi baru yang mematikan, mika, nufit, dan kak mochi sangat bisa diandalkan dalam tugas rumah tangga.

Hari ini kami membersihkan selokan di depan rumah dan trio cockcroaches hunter melakukan hal-hal yang incredible.

Live happily forever and after

Jumat, 17 Mei 2013

Sidrap day 2

Bangun pagi, bersih-bersih.
Telepon pembimbing tentang orientasi tapi katanya belum bisa orientasi kalau belum lengkap. Yah, whatever lah.

Kegiatan lanjut dengan tur PKM Amparita. Butuh 30 menit perjalanan dari nemal. Jauh. Tidak ada pete-pete ke sana. Bentor 15ribu ke sana. Dengan basic life support yang ada, sepertinya tidak cukup. Tapi kita tak pernah tahu tentang masa depan.

Pulang dari tur, singgah belanja di alfa. GT mahal, jangan dibeli lagi.

Pulang. Shalat jumat.
Penceramahnya pakai bahasa bugis, dan tidak banyak bicara. Bagus sekali. Semoga sering-sering begitu.
Pulang, kak mochi dan nufit mencuci. Mau tertular, tapi daya tahan mental terlalu kuat. Tidak jadi mencuci, tidur.

Semoga happy forever and after

Focus

Focus on your abilities. Gain again what they want to steal.

Kamis, 16 Mei 2013

Toleran

Dalam sebuah hubungan, saya bisa toleran dengan berbagai hal kecuali pengkhianatan komitmen, entah itu dalam bentuk selingkuh, poligami, poliandri atau yang sejenisnya.

Beberapa waktu kemudian, orang yang mengatakan hal itu justru selingkuh berkali-kali.

Apa yang salah dari situasi di atas? Yang salah adalah orang yang mempercayai bahwa toleransi bisa sesederhana itu penjelasannya.

Toleransi tidak pernah mudah. Hanya omong kosong yang mudah.

Adjustment

Bagaimana jika kita bisa membuat takdir sendiri? Dengan kehendak bebas, pilihan hidup atau apalah namanya.
Bagaimana jika kita bisa melihat masa depan sehingga kita bisa menghindari segala kesakitan?

Saya selalu berharap punya kekuatan seperti itu meskipun mungkin aku tak membutuhkannya.

Sidrap Day 1

Pulang dari Sunu, langsung menuju pondokan untuk makan dan packing. Cuma bawa 2 baju, 1 celana ganti.

Setelah itu ke checkpoint di pondokkannya kak mochi. Berangkat jam 11.30. Singgah jemput kak Risna dan Mika, maka lengkap sudah formasi 5 bintang. Sky, Mika, Mochi, Ina, Nufit.

Sepanjang jalan cerita ngalor ngidul. Dan sampai lah ke Sidrap. Semoga happy forever and after.

Rabu, 15 Mei 2013

Internsip Day

Awalnya pembimbing bilang, "tanggal 20 saja ya ketemunya nanti."

Tanya teman-teman yang lain. Mereka bilangnya, "ndak bisa diundur lagi? Saya lagi bla...bla...bla..."

Saya hanya bisa bilang, usahakan saja datang. Kalau tidak bisa, nanti diberitahukan ke pembimbing mengenai alasannya.

Tiba-tiba kemarin, pembimbing menelepon dan bilang, "dek, cekloknya dimajukan ya, tanggal 16 kalian harus sudah ada di sini. Tanggal 17 kalian sudah bertugas."
Tanggapanku, "tapi dok, teman-teman saya masih belum bisa datang karena bla...bla...bla"
Kata pembimbing, "yang bisa datang ada saja dulu, yang ke sini (Sidrap)."

Saya beritahu kabar mendadak ini ke yang lain. Tanggapan mereka, "apa? Bla...bla...bla..."

Saya hanya bisa bilang, whatever lah. Yang bisa ikut, datang. Yang ndak bisa, nanti saja nyusul.

Mengamalkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan nyata merupakan hal yang sulit. Karena semua manusia ingin bahagia, jauh dari derita. Yang jadi masalah adalah ketika kebahagiaan seorang manusia menjadi pangkal derita manusia lainnya. Manusia melahirkan budaya solidaritas, altruisme, sosialisme, untuk menimalisasi masalah tersebut. Tapi, sudah jelas kan, hanya berapa populasi manusia yang dapat bertahan dengan konsep altruisme. Jika semua manusia adalah mahluk altruistik, maka tak perlu ada PBB, polisi, dan tentara.

Nb:
fiksi, fiktif or whatever so-called fake story-telling

Selasa, 14 Mei 2013

Balao

Balao. Saya mengenal seorang senior yang hobi sekali mengucapkan kata itu. Dalam 1 jam, dia bisa mengatakannya sebanyak 30 kali. Preokupasi. Tadi malam, dia mengatakan balao tanpa henti hingga pukul 5 pagi. Saya sampai terbangun karena gumaman balao-nya.

Waktu naik pete-pete. Saya mendengar lagi kata balao. Seorang pengendara motor mengatakannya ke anak kecil penjual bensin.
Seniorku yang menularinya atau justru dia yang menularkannya.

Nb:
balao=tikus.

Minggu, 12 Mei 2013

Nostalgia: OSN


Kontingen Sulawesi Tenggara di Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMP 2003

Taman Macan

Hanya karena sebuah patung, dan namanya menjadi taman macan.

Selamat Ulang Tahun Keluarga Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas, entah untuk yang keberapa kalinya.

Jumat, 10 Mei 2013

Nonton TV Online

Jika berminat nonton TV secara online atau Streaming seperti HBO, Star Movie, Star Sports, Sci Fi, AXN, Animax, ESPN, CCTV, Sky Sport, Arirang, dan saluran lainnya, silahkan saja cek di alamat ini.
Terutama jika stasiun TV teracak saat nonton Liga Champion, Piala Dunia atau Liga Inggris, bisa nonton di sini.

Itu saja. Semoga bermanfaat.

Kamis, 09 Mei 2013

Flashback

Taufiq, Surya, Bruw, dan saya sedang membahas sesuatu di studio Radio Suara Medika. Waktu itu pukul 21.00. Lagi asyik diskusi, tiba-tiba saja ada sms dari Amri, "siapa orang yang di sampingmu waktu UKDI?"
Balasanku, "kak A. Kenapa?"
Balasannya Amri, "kayaknya dia ndak lulus."
Balasanku, "thanks, Amri"
Dialog yang implisit. Ada beberapa hal yang belum tersampaikan, tapi intinya jelas. Saya dan Amri lulus.
Mau mengecek situs KBUKDI tapi ternyata servernya down. Pasti lagi banyak yang akses.

Mau beri ucapan selamat ke teman-teman yang lain, tapi lagi tidak ada mood. Lagipula mereka semua pasti berada dalam horor yang besar karena ketidakpastian server yang down.
Diskusi di studio dilanjutkan.

Diskusi berakhir jam 12 malam.
Saya main PES 2013. Bruw lipat baju lalu tidur. Surya langsung tidur. Taufiq nonton Green Arrow.

Saya main PES 2013, pakai klub Napoli, sampai jam 3. Tidur.

Taufik, tidak tahu jam berapa selesai nonton Green Arrow. Padahal jam 1 siang, ada ujian traumatologi. Mahasiswa harus begitu. Tak perlu belajar kalau sudah mau ujian.

Nb:
fiktif

Gaming

I like rough, though, complex game when it has the interesting part.

Kata mereka yang sok bijak dan motivator wanabe, hidup adalah perjuangan. Kalau tidak berjuang, bukan hidup namanya. Kalau ada kode cheating, berarti kita sedang berada dalam video game.

Tapi tidak semua manusia terlahir sebagai sejenis mahluk yang bernama motivator. Sehingga mereka selalu berharap agar hidup punya kode cheat seperti video game, yang dapat mewujudkan health point dan dana yang tak terbatas, equipment dan tools segala rupa yang dapat diambil kapanpun dan di manapun.

Seandainya saja...

Kata mereka lagi yang sok bijak dan spiritual booster wanabe, orang yang hanya mengharapkan kemudahan-kemudahan dalam hidup belum pantas dianggap manusia sempurna. Karena manusia sempurna adalah orang yang pernah menjalani kombinasi jalan lurus dan berliku dalam hidup. Tak ada yang selamanya mudah. Orang yang hanya mau kemudahan cenderung korup, oportunis, dan egois. Tapi orang-orang yang hanya mau kemudahan punya argumennya sendiri.

Populasi orang-orang yang butuh kemudahan senantiasa bertambah tiap tahun. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah motivator. Para motivator ini terlahir untuk menuntun para domba tersesat, yang mau kemudahan saja, agar mau menerima realitas hidup. Mereka selalu merasa yang paling benar. Sehingga mereka juga menginvasi TV, radio, surat kabar, dan sms agar tak adalagi orang-orang yang sehingga nyaris tak ada ruang untuk bernapas bagi mereka yang kontra-motivasi.



Nb:
interesting part= when i know how to cheat.
ini sudah pasti fiktif

Seragam

Akhir-akhir ini saya melihat pekerja cleaning service di Unhas tidak lagi menggunakan seragam saat bekerja. Mereka lebih sering berpakaian kasual. Bagi yang baru pertama kali datang ke Unhas, pasti sulit mengenali pekerja cleaning service dalam balutan kasual. Mirip mahasiswa.

Tapi tampaknya, kebiasaan itu hanya berlaku pada yang muda.
Yang tua tetap aja suka pakai seragam.

nb:

asli fiktif

Hanya mau bilang

Mengetik ternyata bisa menimbulkan pegal yang setara dengan aktivitas lari putar kampus.

Tugas koas bedah dan anestesi sepertinya makin banyak. Beda sekali dengan zaman dulu. Tiap minggu translate. Deadline juga asli deadend.

nb:

ini kisah fiktif. 

NPWP

Kemarin urus NPWP. Cukup bawa bawa diri, fotokopi ktp dan materai 6000. Hanya butuh waktu 15 menit, kartu NPWP langsung ada di tangan. Tanpa pungli atau hal merepotkan lainnya.

Parahnya kemarin, saya lupa bawa fotokopi ktp. Terus fotokopian di kantor pajak tutup karena katanya, yang punya lagi nikah. Terpaksa melanglang buana di luar untuk cari fotokopian.

Di luar kantor pajak, macet gila. Ada orang lagi asyik bakar ban. Entah itu mahasiswa, orang gila atau preman.

Karena tidak tahu harus kemana untuk cari tempat fotokopi, aku melangkahkan kaki di jalan lurus. Orang baik selalu berada di jalan yang lurus. Dan saya ketemu perawat yang mau naik pete-pete, lalu bertanya,
"bapakmu, tukang fotokopi ya?"(pertanyaan sebenarnya, apa ada tempat fotokopi di rumah sakit awal bros?")
*"ada. Di lantai 1"
"oh, makasih mbak" (biarpun perawatnya orang makassar, tetap saja panggil mbak. Aneh kalau harus panggil becce).

Untunglah ada orang yang punya ide bikin usaha fotokopi di rs awal bros. Biarpun harganya di atas rata-rata sih. Mungkin itu fotokopi yang berstandar internasional.

Setelah fotokopi, kembali ke kantor pajak makassar utara. Konon kabarnya NPWP hanya bisa diurus sesuai daerah domisili. Di KTP-ku jelas tertulis Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Tapi tetap saja bisa urus NPWP. Hanya saja ada surat pernyataan bermaterai Rp 6000 yang harus ditandatangani, untuk bisa dapat pengkhususan ini.

Jadi sekali lagi, untuk jaga-jaga, kalau mau urus NPWP (nomor peserta wajib pajak), bawa fotokopi ktp, bawa materai 6000, dan pastikan urus di kantor pajak yang sesuai daerah domisili.

Pengurusan NPWP rampung dalam waktu 15 menit dan bebas biaya. Seandainya semua birokrasi tidak seribet ini.


nb:

kisah ini fiktif belaka. Tapi soal pengurusan NPWP yang cepat, itu benar adanya.



Rabu, 08 Mei 2013

Manusia Setengah Rusak

Saya mengenal beberapa orang yang suka sekali memakai kedok agama untuk menutupi kerusakannya, pengkhianatannya, kemunafikannya.
Beberapa dari mereka bangga sekali memamerkan ambivalensi tersebut. Yang lain, tetap sok suci. Seolah-olah mereka selalu benar. Tapi kenyataannya, rusak luar dalam. Mereka coba menutupinya dengan jilbab, rosario, wedha, tripitaka, dan jarah.

Apa sulitnya bersikap apa adanya? Tidak perlu sok alim di mulut tapi jahanam di perbuatan.

Lebih mudah berurusan dengan manusia yang delapan persembilan setan atau manusia standar daripada harus mengenal manusia setengah setan.

Pada manusia yang 8/9 setan, atau nyaris setan, kita bisa membuat antisipasi dalam bertindak. Karena semua perilaku mereka tidak ada yang subversif. Mereka tidak butuh kedok atau pencitraan. Sebab mereka serusak-rusaknya rusak. Beda dengan manusia yang hanya separuh setan. Semua tindakan mereka adalah kamuflase. Kita tidak pernah tahu kapan mereka jadi manusia atau setan. Sampai pada akhirnya mereka menusukmu dan kamu hanya bisa bilang, "Sun TV, saya tertipu. Katanya demi Tuhan, tapi ternyata setan."

nb:
kisah ini fiksi belaka.

Present Crack

Mengantri 3 jam di bank, hanya untuk menerima jawaban tidak bisa. Seperti yang saya katakan kemarin, kita berada di masa kini.

Sepertinya harus pulang kampung untuk merampungkan proyek ini.

nb:
kisah ini fiktif belaka. kalau nyata, tidak mungkin diceritakan.

Refarat Perdarahan Subaraknoid (New One)


Perdarahan Subaraknoid
Jan van Gijn, Richard S Kerr, Gabriel J E Rinkel
Perdarahan subaraknoid hanya berkontribusi pada 5% kejadian stroke, namun kasus ini lebih sering ditemukan pada anak muda. Nyeri kepala tiba-tiba merupakan salah satu tanda utama kasus tersebut, namun pasien terkadang tidak dapat mengatakan gejala tersebut karena penurunan kesadaran saat onset kejadian. Dari pemeriksaan CT-scan otak pada pasien yang mengalami nyeri kepala tiba-tiba, sering kali memberikan gambaran yang normal, namun hal tersebut dapat digunakan untuk mengeksklusi perdarahan subaraknoid atau gangguan otak lainnya. Selain itu, kita dapat merencanakan pemeriksaan pungsi lumbal untuk menegakkan diagnosis. Aneurisma merupakan penyebab 85% kasus perdarahan subaraknoid. Case fatality yang diakibatkan oleh perdarahan aneurisma mencapai 50%; satu dari delapan passien yang mengalami perdarahan subaraknoid, dapat meninggal saat berada di luar rumah sakit. Rebleeding/perdarahan ulang merupakan bahaya utama yang harus diwaspadai; sehingga tujuan terapi awal adalah melakukan oklusi pada aneurisma. Obliterasi endovaskuler dengan menggunakan spiral platinum (coiling) merupakan salah satu terapi pilihan utama untuk mengatasi perdarahan subaraknoid, namun beberapa pasien terkadang harus menjalani tindakan bedah saraf secara langsung. Komplikasi lain yang dapat dialami oleh pasien perdarahan subaraknoid adalah iskemia otak; resiko ini dapat diturunkan dengan penggunaan nimodipine serta melalui upaya mempertahankan volume sirkulasi. Hidrosefalus dapat menyebabkan obtundasi bertahap dalam beberapa jam atau hari pertama; hal ini dapat diatasi dengan melakukan pungsi lumbal atau drainase ventrikuler, tergantung lokasi obstruksi.

Refarat Manajemen Medis Lower Urinary Tract Symptoms (LUTS)


Manajemen Medis Lower Urinary Tract Symptoms (LUTS)
Eric E. Laborde, MD, Kevin T. McVary, MD
Department of Urology, Northwestern University Feinberg School of Medicine, Chicago, IL

Lower urinary tract symptoms (LUTS) merupakan gejala yang biasa dialami oleh para pria yang berusia tua dan sering kali disebabkan oleh benign prostatic hyperplasia (BPH). Ada beberapa penatalaksanaan medis untuk LUTS/BPH seperti α-bloker, 5-α-reduktase inhibitor, antikolinergik, phosphodiesterase type 5 (PDE5) inhibitors, dan terapi kombinasi. Mekanisme ikatan agonis α1A-adrenergic receptor (AR), yang dapat menyebabkan kontraksi otot polos postat, merupakan gejala utama yang mendasari beberapa LUTS. Sehingga, terapi medis dilakukan untuk memblokade α1A-AR agar LUTS teratasi. Penentuan jenis terapi yang tepat sangat dipengaruhi oleh kondisi masing-masing pasien, serta beberapa faktor lain seperti biaya dan pilihan pasien.
[Rev Urol. 2009;11(suppl 1):S19–S25 doi: 10.3909/riu11S1S0004]

Selasa, 07 Mei 2013

Back to the Furure

Sekarang sudah tanggal 7. Lima tahun lalu pada tanggal segini saya sedang apa ya? Malas-malasan di rumah atau lagi semangat-semangatnya mencatat bahan kuliah, yang pada akhirnya tidak pernah juga kubaca. Anggap saja waktu itu saya lagi kuliah. Ceritanya, dulu saya suka masuk kuliah. Karena cuma itu kegiatan utama dalam hidupku.

Senin, 06 Mei 2013

Kota Dunia Wajib Macet

"Bangga" bisa terjebak di kemacetan Makassar. Kata teman, untuk jadi kota dunia, minimal warganya harus terjebak macet 7 kali dalam seminggu. Jadi, Makassar wajib kena macet agar bisa menyandang predikat kota dunia. Dan dia pasang tampang serius ketika mengatakannya. Sepertinya dia benar.

Minggu, 05 Mei 2013

So Freaking C'est la vie

Ketemu teman lama. Di zaman sekolah dulu, dia orang yang brilian. Semua orang yang kenal dia selalu berkata, bahwa suatu hari nanti, dia akan menjadi orang yang berpengaruh. Kalau bukan pengusaha sukses, ya, pejabat tinggi atau mungkin petinggi partai.
Wajar saja kalau semua orang yang mengenalnya berkata seperti itu, karena dia memang terlahir dengan cara berpikir yang terstruktur dan ingatan fotografik, sehingga dia selalu bisa menemukan solusi untuk hal-hal yang pelik. Kadang kami hanya bisa bilang, "dari mana kau dapat ide gila itu?"
Pembawaannya yang kalem, keterlibatannya yang aktif dalam acara keagamaan, serta rasa solidaritasnya yang tinggi, membuat semua orang suka padanya. Simpelnya, dia nyaris sempurna.

Panggilan Sore

A: halo...
B: halo..(suara cowok)
A: apa benar ini dengan Nisa? (masih bertanya seperti ini biarpun lawan bicaranya jelas-jelas cowok)
B: oh, iye..ada apa? (apa yang terjadi dengan dunia?)

Rephrase

Ambition, happiness, and love as we undestand it today are not universal but the creation of modern culture.

Status Konvulsi

Orang epilepsi harus bebas kejang 2 tahun baru bisa dikatakan sembuh.
Begitu juga dengan galau.

My World Becomes Narrower

I realized it. But couldn't accept it.

Shifting Dullnes

Dari yang awalnya hanya selingan, kini menjadi yang utama.

Girlband

Karena tidak ada kerjaan, teman di pondokan iseng-iseng menghitung pembagian honor boyband-girlband. Setelah dikalkulasi secara cermat, dia menciptakan hipotesis yang menyatakan bahwa penghasilan personil boy/girl-band berbanding terbalik dengan jumlah personilnya. Hal ini yang menjadikan boy/girl-band lebih rentan hilang dari orbit musik jika dibandingkan penyanyi solo.

Tapi itu cuma hipotesis. Matematika semesta tidak bekerja seperti itu ketika mengkalkulasi nasib tiap manusia.

Kamis, 02 Mei 2013

Introjerk

Bersyukur menjadi mahluk introvert yang tidak butuh kemana-mana untuk mencari kebahagiaan. Tidak perlu ke gunung, pantai, atau padang pasir. Tidak butuh makan ini, minum itu. Tidak usah orgasme dengan cowok begitu, cewek begitu. Yang penting bisa hidup, sudah cukup.

Karena selama ini, para introvert sejati selalu menemukan kebahagiaan dalam isi pikiran. Bahagia hanya dapat ditemukan dalam alam pikiran, bukan pengalaman indrawi.
Bahagia yang hakiki tidak akan memaksamu untuk terus mencari makanan, minuman, orgasme, atau hal-hal baru lainnya. Karena itu, bahagia yang hakiki pastilah sangat membosankan. Bayangkan sebuah hidup yang hanya berisi dirimu dan ruang kosong, dan kamu tetap bahagia karenanya. Manusia yang bisa hidup dengan hal membosankan seperti itu tanpa pernah protes hanyalah seorang introvert sejati.
-omong kosong dari seorang introvert yang telah di berada di alam lain. Introvert ini menjadi batu saat hidup. Katanya, itu untuk latihan supaya bisa terbiasa menjadi tanah ketika mati nanti.

Sangakoshi

Baru saja membaca roman tentang raja-raja China. Roman itu dengan cara yang gila, mengisahkan betapa mengerikannya China di masa lalu. Nyawa manusia seperti tak berharga di hadapan ketamakan. Dengan mudahnya mereka mengorbankan ribuan jiwa manusia demi sebuah pengakuan. Kata yang tepat untuk menggambarkan kekacauan itu adalah biadab.

Roman itu terdiri atas beberapa kisah yang saling bertautan. Tapi yang menurutku paling menarik adalah kisah tentang pengepungan sebuah kota.

Kota itu dikepung dari segala arah oleh armada kerajaan besar. Tapi setelah berbulan-bulan pengepungan, kota itu tidak juga jatuh. Tak terhitung lagi jumlah korban jiwa dan harta yang hilang dari kedua belah pihak.

Karena tidak mau lagi menderita, beberapa orang yang terkepung merencanakan sebuah penghianatan. Mereka membantu armada musuh agar kota lebih cepat direbut.
Siasat tikam belakang berhasil. Kota yang telah terkepung selama beberapa bulan, jatuh hanya dalam semalam karena adanya bantuan pengkhianat.

Setelah dikuasai musuh, para pengkhianat kota menghadap ke komandan pasukan pengepung. Mereka ingin imbalan atas bantuan yang telah mereka berikan. Tapi bukannya hadiah yang didapat, para pengkhianat kota justru dipenggal.
Kata komandan penyerang, orang yang sudah berkhianat punya kecenderungan akan mengulangi pengkhianatannya. Itu fitrah. Sekali pengkhianat, selamanya akan begitu.

Tapi ada yang bilang bahwa manusia adalah mahluk plastis. Mereka bisa berubah. Jangan menilai manusia hanya dari satu kejadian.

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...