Selasa, 18 November 2014

Populer

Butuh keberanian untuk mengatakan hal-hal bodoh. Saat semua kebodohan itu sudah terucap, selalu ada harga yang harus dibayar. Besar dan jenis pembayaran tersebut tergantung pada posisi dan status sosialmu di komunitas. Jika dirimu adalah seorang selebritis yang sejak awal senang sensasi, mengucapkan dan bahkan melakukan hal-hal bodoh selalu bergaransi pada lonjakan popularitas yang berujung pada penumpukan pundi-pundi uang. Masyarakat selalu suka selebritis yang bodoh, no offense, semakin bodoh maka semakin baik. Masyarakat hanya ingin melihat bahwa ternyata ada orang yang lebih bodoh dari mereka, meskipun itu hanyalah akting.

Hal berbeda didapatkan jika akademisi atau pemegang posisi serius yang mengatakan hal bodoh meskipun itu tidak disengaja Cemoohan dan sanksi soal lainnya telah menanti. Apakah ini yang namanya standar ganda? Sebetulnya tidak juga.

Pada dasarnya segala kebodohan dan kekonyolan akan selalu menjadi pusat perhatian. Hanya saja, banyak orang yang tidak terbiasa dengan perhatian berlebihan. Karena itu, banyak orang biasa yang tindakan bodohnya menjadi viral justru berakhir di limbo. Beda dengan selebritis, yang kebodohan justru membuat mereka makin jaya. Semua hanya soal respon dan reaksi terhadap popularitas.

Jika orang-orang makin membencimu setelah melakukan kebodohan, berarti kamu bukanlah selebritis.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...