Senin, 15 Desember 2014

Gustave

15 Desember seratus delapan puluh dua tahun yang lalu, di sebuah pedesaan kecil di Jerman, lahirlah seorang pria yang karya-karyanya menjadi hallmark beberapa negara di dunia namun sosoknya sendiri justru nyaris terlupakan karena keagungan karya-karyanya telah melampaui penciptanya, ironis.
Orang awam hanya mengenal karyanya dan baru mengetahui kisah hidupnya begitu pemandu wisata membuka mulut.

Saat ke Amerika Serikat, orang-orang selalu ingin berfoto dengan latar karya arsitek berkewarganegaraan Prancis ini, begitu juga saat ke Paris, tidak lengkap rasanya jika belum berjalan-jalan ke menara rancangan pria yang juga ahli metereologi dan aerodinamika ini.

Karya pria ini tidak hanya tersebar di benua Amerika dan Eropa, namun juga sampai ke Asia. Bahkan kabarnya dia juga pernah merancang Kantor Pos di Ho Chi Min City, Vietnam.

Saat mendirikan menara setinggi 324 meter di Champ de Mars, Paris, pada tahun 1887, dia dikritik para seniman dan arsitek karena rancangannya dianggap kaku dan tak memiliki nilai seni. Bahkan ada sekelompok seniman yang membuat petisi untuk menghentikan pendirian menara tersebut. Pada akhirnya dia tetap bertahan dengan keputusannya, apalagi dia sudah menandatangani kontrak senilai 1,5 juta franks. Berkat kekerasan kepala dan motif ekonomi, akhirnya menara kaku yang dulunya dianggap tidak bercita seni itu akhirnya menjadi icon kota fashion, Paris.

Buon Compleano, Senor Eiffel.


Shared from Google Keep

posted from Bloggeroid

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...