Minggu, 28 Desember 2014

Warkop Malam Senin

Beratnya perjuangan mencari warkop untuk bisa nonton Tottenham vs MU, seperti hendak mencari jodoh saja. Padahal sebenarnya ada banyak warkop (lawan jenis) di Makassar, tapi yang memenuhi kriteria warkop (jodoh) ideal, yakni: cepat WiFi-nya, murah, dan yang punya layar TV besar (interpretasikan sendiri), jumlahnya terbatas. Hampir semua warkop (jodoh) yang mendekati syarat ideal sudah penuh. Kondisi seperti ini hampir selalu ditemukan tiap kali MU main, apalagi saat derby Manchester atau saat akan melawan Liverpool. Terlalu banyak Manchunian di Makassar. Saingan mereka di sini hanyalah Madritista dan Barcelonista. Saya sendiri bukanlah fans ketiga klub tersebut. Saya hanya sekedar menemani rekan yang cinta mati sama MU. Bagiku, AC Milan terlihat lebih menarik jika dibandingkan dengan klub-klub besar lainnya, meskipun saat ini sinar klub merah-hitam ini tengah meredup. Fans yang baik akan tetap mendukung klub kesayangan-nya meskipun tim tersebut tengah berada di titik nadir.

Setelah menjelajah daerah Perintis, Daya, Sudiang, lalu kembali lagi ke Daya, singgah ke BTP, dihantam hujan, berteduh, dan ujung-ujungnya mentok juga di Perintis, akhirnya kami putuskan untuk singgah di suatu warkop atau cafe atau apapun taksonominya, yang kita singkat saja namanya jadi CT untuk menyederhanakannya. Sebetulnya bisa saja disingkat CR, tapi nanti orang berpikir kalau kami nongkrong di rumah Christiano Ronaldo (CR7) bukannya di warkop.

Singkat cerita, pertandingan Tottenham vs MU malam ini lebih baik diganti saja jadi Tottenham vs De Gea, karena hampir semua peluang gol Tottenham terpatahkan oleh ketangguhan kiper muda asal Spanyol tersebut. Sedangkan pemain MU lainnya seperti kehilangan sentuhan magis untuk merepotkan Hugo Lloris. MU yang sekarang bukanlah MU yang dulu bisa menghancurkan tim lawan dengan mudah. Pada akhirnya teman saya kecewa berganda, pertama karena MU payah malam ini. Kedua, harga kopi di sini cukup mahal untuk ukuran mahasiswa dan mantan mahasiswa yang sedang berada di periode tanggal tua, untung saja rasanya sebanding dengan harganya. Ketiga, WiFi di warkop ini lumayan lelet, bahkan untuk sekedar membuat komentar di FB. Keempat, tak perlu diungkapkan.

posted from Bloggeroid

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...