Jumat, 09 Januari 2015

Arrow

Dua tahun yang lalu, di studio Radio Suara Medika, untuk pertama kalinya saya menonton serial ini. Saat itu Opick, Bruww, dan Uya mengadakan kegiatan belajar bersama untuk ujian Traumatologi. Sedangkan saya hanya datang berkunjung, mengusir kejenuhan karena menunggu pengumuman UKDI. Uya dan Bruww yang biasanya menyiar radio, langsung menyetel playlist lagu non-stop agar bisa fokus belajar. Sebenarnya saya ingin menawarkan diri sebagai penyiar selama mereka melakukan ritual ilmiah, tapi setelah kupikir dengan kepala jernih serta mempertimbangkan dialek Muna yang tidak bisa lepas dari lidahku, saya berkesimpulan bahwa itu bakal menjadi momen untuk mempermalukan diri sendiri di udara. Jadi saya mengurungkan niat dan lebih memilih main PES 2013 ketika yang lain belajar.

Setelah membahas pelajaran selama 2 jam atau lebih atau kurang, entahlah, saya kehilangan jejak waktu saat itu, trio UBO (Uya, Bruww, Opick) langsung mengalihkan topik diskusi dari yang awalnya tentang resusitasi menjadi Arrow, serial baru DC Comic yang disiarkan di Warner TV. Saat itu, setelah melihatnya sekilas, saya tidak tertarik untuk menontonnya. Di mana menariknya kisah superhero yang tanpa kekuatan super serta hanya mengandalkan keterampilan memanah dan uang yang banyak? Mengendalikan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi lewat stik konsol PC jauh lebih mengesankan jika dibandingkan dengan menonton pahlawan bertudung.

Tapi dua tahun berselang, saya jadi tertarik menonton Arrow setelah kemunculan Oliver Queen di serial The Flash. Karena di episode kemunculannya tersebut, sutradara dan penulis skenario "memaksa" Barry Allen untuk menaruh respect pada sosok Queen. Apa spesialnya Green Arrow? Karena rasa penasaran itulah, maka saya mulai menonton Arrow.

Arrow menceritakan kisah Oliver Queen atau Green Arrow yang merupakan salah seorang superhero kaya yang berasal dari semesta DC Comic. Semesta yang sama dengan Batman dan Superman. Oliver Queen berjuang di Starling City untuk menumpas kejahatan sistematis dengan menggunakan busur dan panah.
Kisahnya mengikuti tipikal jalan cerita pahlawan klasik, ada perjuangan, cinta, dan musuh besar yang tak mati-mati.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...