Rabu, 07 Januari 2015

Bat in Daylight

Just check in my room after a long day.
36 jam tanpa mempedulikan definisi sanitasi dan kesehatan yang terdiri atas 3 jam tidur serta 33 jam dialog dan perjalanan tanpa arah. Entah apa yang terjadi kemarin. Rasanya seperti mimpi. Sulit menarik benang kewarasan dan hikmah di antara jalinan omong kosong kusut yang kualami kemarin. Saya tak bisa membedakan mana percakapan yang berguna dan mana yang sampah. Everything I've heard was making sense and bullish simultaneously.

I lost my composure and sensitivity. Salah seorang teman bercerita tentang laptopnya yang rusak karena tertumpah air minum dan saya meresponnya dengan menertawakan kecerobohannya. Ada juga teman yang berkisah tentang 13 orang mantannya, mengenai bagaimana dia selalu tercampakkan dan ditinggalkan lalu sedih kemudian menderita, namun saya hanya bisa bereaksi dengan menyebutnya sebagai pecandu cinta dan pencari belas kasihan. Saat kewarasan mulai berkumpul di kepalaku setelah seharian entah kemana, barulah saya merasa telah melakukan hal yang sedikit keras pada mereka. Mungkin tidak seharusnya saya mengatakan hal-hal kasar pada mereka, meskipun semua yang kukatakan itu benar adanya. Maksudku, orang dari planet mana yang meletakkan cangkir berisi air yang penuh di samping laptopnya meskipun sudah tahu ada resiko tertumpah di situ? Dia pasti berasal dari Planet Ceroboh. Lalu, disebut apa orang yang selalu memamerkan penderitaannya pada orang lain dan media sosial serta bergonta-ganti pasangan hingga 13 kali meskipun sudah dicampakkan pada lebih dari satu lusin percobaan (atau mungkin dia yang mencampakkan tapi tak mau bilang)? Sulit untuk tidak menyebutnya sebagai pecandu cinta dan perhatian atau malah narcissist patologis.

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...