Minggu, 18 Januari 2015

I Wanna Be Yours

Arctic Monkeys. Sekarang mereka bukan lagi band anti-mainstream, seperti yang pernah kudengar di tahun 2006. Meskipun sebenarnya sampai sekarang mereka masih menjadi band independen, tapi pencapaian sebagai band yang selalu mencatat rekor penjualan yang gila-gilaan di lima album berturut-turut telah membuat mereka menjadi bagian dari arus utama.
Mereka pun mulai mengikuti kebiasaan mainstream, yang (mulai) suka berganti formasi band, entah karena perbedaan selera musik, pembayaran, atau apapun itu. Basis mereka sudah sempat berganti, entah siapa lagi nanti yang akan diganti. Tidak seperti Coldplay dan U2, yang anggotanya masih itu-itu saja biarpun satu dekade lebih telah lewat.

Judul album mereka yang pertama, "Whatever People Say I am, That's What I'm Not" pernah terpampang sebagai tagline blog ini sebelum akhirnya kuganti karena Alex Turner sendiri pernah bilang, saatnya untuk berubah, lagu-lagu di album lama mereka terlalu childish untuk orang seusianya. Well..no comment for that.
Tapi saya tetap suka lagu mereka di album debutan tersebut, seperti Mardy Bum dan Riot Van, yang terdengar nakal dan memberontak.




Video di atas merupakan penampilan di sesi akustik Radio OUI. Mereka menyanyikan lagu I Wanna Be Yours. Saya suka lirik awalnya. Terdengar lucu, jadi teringat dengan album solo Alex Turner untuk film Submarine. Di soundtrack fiilm tersebut, ada lagu yang judulnya "Stuck on The Puzzle", yang liriknya..wew... imajinatif.  Persis seperti lirik di lagu I Wanna Be Yours.

Nick O'Malley, Si Anggota Baru, tampak seperti mati gaya di sesi akustik tersebut, terlihat kikuk. Maklum saja, anak baru:D

nb: ini postingan ke-1600 di blog SKYDRUGZ.... 1600 sampah di dunia maya... sungguh suatu pencapaian yang tidak perlu dibanggakan :D. Semoga saja Google, terutama divisi Blogger, tidak bangkrut agar bisa menampung lebih banyak sampahku yang lain di masa depan.

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...