Jumat, 02 Januari 2015

Kiss Me a Tender

Memulai hari dengan sebuah kecupan hangat dari seekor kecoak bukanlah hal yang terlalu buruk. Setidaknya hal tersebut dapat memicu adrenalin yang hampir sama banyaknya dengan mendapat ciuman dari seseorang yang dibenci. Campuran rasa marah, kaget, dan jijik yang bercampur jadi satu bisa membuat pagi hari menjadi lebih berwarna. Apalagi kalau membayangkan bahwa kaki-kai kecoak tersebut baru saja melewati kakus yang penuh dengan tinja atau setidaknya bangkai tikus yang mati. Sempurna.

Malang bagi kecoak, refleks-ku mengakibatkan kematian yang cepat baginya. Saya turut berduka untuk kecoak tersebut. Tak ada dendam dan kebencian yang kusimpan untuk kecoak tersebut karena di masa lalu, kami tidak pernah berselisih paham ataupun berkelahi. Hanya saja takdir telah menghantarkan kecoak tersebut di wajahku pagi ini, yang dalam artian lain, hukuman mati untuknya.

Maafkan aku kecoak.


Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...