Rabu, 11 Februari 2015

Profes

"Dokter juga manusia. Sedewa apapun tindakannya dalam memperlakukan nyawa manusia, toh, itu tindak menjamin moralitasnya akan seperti dewa pula. Manusia akan selalu jadi manusia yang pikirannya bisa melayang ke tempat setan, yang nafsunya lebih sering berteman dengan setan. Apa kau mengharapkan lahirnya sejenis mahluk suci dari ciptaan bernama manusia?"
Entah apa yang saya pikirkan waktu menulis artikel di atas. 22 September 2009. Saat itu saya pasti masih jadi mahasiswa yang belum tahu apa-apa tentang dunia keprofesian. Masih terjebak di menara gading kampus. Belum tercelup pada lumpur realitas. Naif. Setelah dua tahun bergumul dengan alam nyata, begitu banyak perubahan paradigma yang telah merangsek masuk ke otakku. Saya tidak dapat menjelaskannya secara terperinci. Tapi yang pasti, saya semakin yakin bahwa semua profesi memiliki kemuliaannya masing-masing. Selama itu dapat memberikan kemashlahatan pada umat manusia. 

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...