Sabtu, 14 Maret 2015

Jakarta Nowadays

Wajahnya mungkin tidak banyak berubah karena pilar-pilar pencakar langit, gelandangan, baniir, dan macet masih silih berganti mengisi ruang kota ini. Namun setidaknya saya merasa kota ini jadi terasa lebih damai dibanding pertama kali ku menjejakkan kaki di sini. Bandara jadi lebih sunyi dari calo. Metromini-nya mungkin masih perlu direformasi di sana-sini, namun layanan bus Transjakarta dan Damri dapat menutupi sejumlah kecacatan angkutan umum di kota ini. Petugas layanan publik-nya juga terkesan lebih ramah jika dibandingkan Makassar dan beberapa kota lain di Indonesia.

Semoga saja layanan publik dan infrastruktur di kota ini seperti drainase, jalan umum, dan taman kota dapat semakin tertata dengan baik sehingga kota ini dapat lebih ramah pada orang-orang yang tak punya kendaraan pribadi dan sanak saudara di sini.  

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...