Senin, 16 Maret 2015

Kamera

Setelah melakukan perjalanan di Rammang-rammang kemarin, saya jadi semakin yakin bahwa saya membutuhkan ponsel yang memiliki kamera di atas 5 megapiksel, memori internal di atas 32GB, RAM di atas 2GB, prosesor minimal quadcore 1.3 GHz, kapasitas baterei di atas 3000 mAh, serta powerbank yang dapat diisi ulang dengan menggunakan cahaya matahari, berkapasitas di atas 20.000 mAh.

Kita tidak pernah tahu momen apa yang dapat kita temukan saat sedang melakukan perjalanan. Mungkin saja kita dapat menyimpan semua momen itu dalam girus-girus otak, untuk kemudian diabadikan dalam cerita atau sharing bersama teman. Tapi bagaimana jika kamu tidak memiliki teman untuk berbagi atau kamu bukanlah tipe orang yang suka bertemu orang lain untuk berbagi atau kamu memang pelit untuk membagi pengalamanmu atau bagaimana jika kamu sedang malas bicara? Apabila dirimu termasuk dalam golongan orang-orang tersebut, maka ponsel berkamera adalah solusi yang tepat untuk merekam momen sekaligus membagikannya ke orang lain tanpa harus banyak bicara. Saya cukup mengerti, berbicara memang butuh banyak energi sehingga kebanyakan orang sepertiku, lebih suka mendengarkan orang lain bercerita saat sedang dalam suatu percakapan.

Kamera  DSLR mungkin terlihat seperti pilihan yang seksi. Tapi setelah kupikir-pikir, itu tidak berlaku untukku. Meskipun terlihat seksi dan prestisius, benda itu terlalu gemuk, berat, dan ribet untuk menjadi barangku.

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...