Kamis, 30 April 2015

Open-Minded Distortion

“Open-minded is great,” Novella says, before quoting a line popularized by Carl Sagan. “But you don’t want to be so open-minded that your brain falls out. Some things are obviously beyond the realm of plausibility. We can’t just rewrite the physics textbooks to justify some crazy treatment with marginal evidence.

Sabtu, 25 April 2015

Niche for L

Kata mereka, cinta adalah salah satu anugerah terindah yang pernah diciptakan oleh Tuhan untuk manusia. Mungkin pernyataan itu masih bisa diperdebatkan jika kita membawanya pada ranah teologis dan politis. Tapi untuk sementara, tak perlu membelokkan topik ini ke domain-domain yang berat dan memberatkan karena saat ini saya hanya ingin mendudukkan cinta pada niche kekinian yang terjadi di sekitarku.
Dalam beberapa hari ini, saya melihat begitu banyak transformasi perasaan yang bergolak di sana-sini. Hal seperti itu mungkin wajar adanya. Dalam situasi pengumpulan massa yang terdiri atas gender yang berbeda-beda pada satu dimensi ruang dan waktu yang sama, pergolakan asa dan rasa di hati para insan merupakan peristiwa yang lumrah terjadi. Saya melihat drama, tangisan, dan kebahagiaan datang silih berganti di sini.
Ada cinta yang bersambut, namun ada pula yang bertepuk sebelah tangan, atau hanya diam-diam menyimpan rasa. Entah mengapa biarpun tak ada informasi eksplisit, saya dapat begitu jelas melihat fenomena-fenomena tersebut. Mungkin ada semacam gelombang berfrekuensi tertentu yang dilepaskan oleh para kekasih dan pencinta ke udara hingga hal-hal yang semestinya hanya bertempat di hati, justru jebol dan menari-nari di atmosfer Kebayoran Baru.

Refleksi yang Tertunda

Mungkin tidak akan ada yang peduli dengan hal ini, selain psikolog dan user yang mewawancaraiku saat perekrutan. Seperti biasa saat hendak memasuki rumah baru, para perekrut selalu bertanya, apa yang menjadi alasan seseorang datang ke tempat mereka dan meninggalkan tempat lamanya? Waktu itu secara otomatis, saya menyodorkan mereka sebuah jawaban yang sangat klise dan superfisial, kata-kata mengalir begitu saja tanpa perlu pikir panjang, persis seperti memutar DVD yang tanpa jeda. Mungkin itu bukanlah hal yang benar secara prosedural namun apa boleh buat, karena jika harus benar-benar memberikan jawaban yang merefleksikan alasan sejatiku, itu akan butuh waktu berjam-jam hanya untuk merangkai kata-katanya.
Setelah nyaris dua bulan, saya baru mulai menemukan alasan-alasan.

Orientasi

Bertahan pada orientasi yang benar mungkin merupakan hal yang sulit untuk seseorang sepertiku. Ibarat perahu di hari yang berombak, orientasiku pada sebuah tujuan awal tidak pernah benar-benar kokoh. Mungkin saja, saya memang tak pernah percaya pada sesuatu yang bernama tujuan awal. Sehingga buat apa mempertahankan orientasi pada sesuatu yang tak pernah saya percayai. Tujuan yang dicanangkan pada awal sebuah kegiatan terkadang tidak bisa sepenuhnya dapat diaplikasikan karena situasi senantiasa bermain-main dengan manusia untuk mempengaruhi apa yang telah direncanakan sebelumnya.  

Rabu, 15 April 2015

Listeners

"Through this, he discovered a number of important realities, including this one: most people in the world don’t really use their brains to think. And people who don’t think are the ones who don’t listen to others."

Begitu usia mulai memakanmu sedikit demi sedikit, kemampuanmu dalam membuat stereotype menjadi semakin terasah. Hanya dalam sekejap, dirimu dapat menyadari siapa saja orang asing yang paling berpeluang untuk menjadi sesuatu yang akrab ataupun orang asing yang sebaiknya dibiarkan tetap asing dalam perjalanan hidupmu. Memang, hidup adalah sebuah perjalanan yang tujuannya adalah menghubungkan antara satu manusia dengan manusia lainnya tapi pada beberapa keadaan, sejumlah hubungan tidak perlu diciptakan sama sekali karena di ujung jalannya terdapat kebuntuan atau malah jurang. Mungkinkah kita nekat memaksakan jalan yang seperti itu? Tidak tahu. Bisa jadi kita akan tetap mencobanya hanya untuk merasakan nikmatnya kebuntuan atau perosotan di jurang.

Senin, 06 April 2015

April Freeway

Maret berlalu seperti makanan di lambung. Tak ada yang tersisa selain asam klorida dan lambung yang sendiri tanpa pendamping. Namun berlalunya Maret telah meninggalkan efek yang betul-betul tak terduga. Saya memutuskan resign dari pekerjaan super-nyamanku di klinik tambang batu bara untuk mengabdi pada bangsa dan negara.
Saya berharap, ini adalah keputusan yang tepat.

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengikut