Sabtu, 25 April 2015

Refleksi yang Tertunda

Mungkin tidak akan ada yang peduli dengan hal ini, selain psikolog dan user yang mewawancaraiku saat perekrutan. Seperti biasa saat hendak memasuki rumah baru, para perekrut selalu bertanya, apa yang menjadi alasan seseorang datang ke tempat mereka dan meninggalkan tempat lamanya? Waktu itu secara otomatis, saya menyodorkan mereka sebuah jawaban yang sangat klise dan superfisial, kata-kata mengalir begitu saja tanpa perlu pikir panjang, persis seperti memutar DVD yang tanpa jeda. Mungkin itu bukanlah hal yang benar secara prosedural namun apa boleh buat, karena jika harus benar-benar memberikan jawaban yang merefleksikan alasan sejatiku, itu akan butuh waktu berjam-jam hanya untuk merangkai kata-katanya.
Setelah nyaris dua bulan, saya baru mulai menemukan alasan-alasan.

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...