Jumat, 12 Juni 2015

Nusantara Sehat

-Put-

Nusantara Sehat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dicanangkan oleh Kemenkes dalam upaya mewujudkan fokus penguatan Pelayanan Kesehatan (Yankes) Primer. Jika sebelumnya kita pernah mendengar tentang Pencerah Nusantara, maka Nusantara Sehat merupakan kopiannya.

Saat saya menanyakan apa bedanya Pencerah Nusantara dengan Nusantara Sehat, Sky menjawab tidak ada. Nusantara Sehat adalah hasil kopipaste dari Pencerah Nusantara, di mana model program ini mengadopsi model Pencerah Nusantara (PN), dan diprakarsai oleh Kantor Urusan Khusus Presiden RI untuk Millennium Development Goals (KUKP-RI MDGs). Program ini menggabungkan tenaga kesehatan, masyarakat, sukarelawan, pemerintah, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan pemuda dalam upaya bersama memperkuat sistem pelayanan kesehatan primer di Indonesia, terutama di daerah terpencil. 

Untuk lebih jelasnya, mungkin bisa dibaca langsung di Sekilas Nusantara Sehat atau ditonton di video berikut ini:


Lalu, ada apa dengan Nusantara Sehat?

Jadi, Nusantara Sehat merupakan satu dari “satu dan lain hal” yang menjadi alasan kenapa Sky, sang penulis utama, memutuskan untuk hiatus dari dunia per-blog-an. Terhitung sejak 29 April 2015, Sky resmi menjadi salah satu peserta Nusantara Sehat Angkatan I yang dilepas menuju dunia perang.

Source google: Foto bareng Kemenkes. Sudut kiri bawah.

Memutuskan untuk akhirnya mengikuti program ini bukanlah hal yang mudah. Pada saat pengumuman kelulusan pada tanggal  26 Maret 2015, Sky masih terikat kontrak kerja dan sudah mendapatkan tiket perusahaan untuk kembali ke Kalimantan. Bisa dibilang, masa penentuan antara pekerjaan atau Nusantara Sehat adalah masa paling –pilih-aku-atau-dia- nya Sky. But the answer is always Batman. For him, his Batman is his Mom. Dan setelah berkonsultasi, terpilihlah Nusantara Sehat yang juga menjadi kado Sky di usianya yang tidak remaja lagi. 

Selama 1 bulan, Nusantara Sehat Angkatan I digembleng untuk menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya mampu menjalankan tugas profesinya, namun juga mampu memimpin dan menjalin komunikasi. Selain itu, mereka juga dibekali dengan kemampuan militer yang dilatih langsung oleh TNI AL pada minggu pertama di Ciloto, Jawa Barat.

Saat saya mengatakan Nusantara Sehat adalah dunia perang, itu bukanlah candaan.


 bayangkan Sky harus berteriak dan menyanyi seperti ini. bayangkan~

"Jika berfoto rame-rame, jangan pilih posisi di samping. Rawan crop."

The Triplets Army wannabe. Coba tebak yg mana Sky.

Tiga minggu selanjutnya, mereka dibina di Pusdiklat Manajemen Puskesmas Kesehatan Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (semoga namanya tidak salah). Saya kurang tau bentuk spesifik dari pembinaannya karena kebanyakan yang saya temukan hanyalah foto-foto(narsis).
Foto narsis #1


Foto narsis #2
Photobomb be like

Hingga akhirnya, tepat 4 Mei, mereka dilepas ke dunia perang oleh Presiden Jokowi. Lucunya adalah meskipun Sky bukanlah fans berat Jokowi, saya bisa menangkap sedikit nada bangga di suaranya saat menceritakan pertemuannya dengan presiden Jokowi dan Puan Maharani. Tapi entah. Mungkin itu cuma nada bangga karna bisa ke Istana Negara.

Lihatlah senyumnya saat melihat presiden Jokowi. (source: google)


Sedap. (source: google)

Pelantikan Nusantara Sehat Angkatan I (source: google)

Keesokan harinya, tepat setelah pelantikan, diterbangkanlah Sky ke dunia perang yang bernama pulau Ndao.

Pulau Ndao, menurut Wikipedia, adalah sebuah pulau yang hanya memiliki luas 863 Ha atau sekitar kurang lebih 8 km persegi. Saking kecilnya pulau ini, saat saya mencoba untuk mencari letaknya di Google Maps, dengan skala 1:50km, pulau ini bahkan tidak lebih besar dari kotoran hidung.

Tuhkan. Upil.
 
Dengan luas yang tidak seberapa, pulau Ndao benar-benar memenuh kriteria sebagai Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). Terpencil karena Sky harus ke Bali terlebih dahulu (hanya untuk transit sebenarnya) lalu ke NTT lalu naik perahu kecil melintasi Samudera Hindia untuk menuju pulau ini; perbatasan karena tepat di selatan pulau kita bisa menemukan benua Australia; dan kepulauan karena.... ya, namanya saja pulau.

Jumlah penduduknya sangat sedikit, namun cukup untuk membuat idol grup NDAO48 hingga beberapa generasi. Di pulau ini jangankan sinyal, air bersih dan listrik pun sulit untuk didapatkan. Inilah yang menjadi lain hal dari "satu dan lain hal" kenapa Sky hiatus dari dunia perblogan. Untuk bisa menjalankan fungsi smartphonenya dengan baik, Sky harus ke pantai dulu untuk bisa mendapatkan sinyal dari pulau Rote. Itu pun hanya bisa menelepon atau sms, selebihnya jangan harap. Bahkan sinyal 3G di pulau ini lebih parah dari lautan Samudera Hindia. Setidaknya di lautan Samudera Hindia, Sky masih bisa mengupload foto.

Diambil dan diupload di atas lautan Samudera Hindia

Selain sinyal, air dan listrik di pulau ini juga sulit untuk ditemukan. Ditambah lagi, puskesmas tempat Sky bekerja sangat minim fasilitas dan administrasinya sangat kacau. Saya tidak heran kalau pertama kali datang, para Nusantara Sehat ini sangat stres. Ya, kecuali jika pembinaan yang mereka lakukan selama kurang lebih 1 bulan memang berhasil membentuk karakter mereka untuk benar-benar bisa mengabdi pada negara ini.

Tapi sepertinya memang berhasil. Karena saat saya tanya "Gajinya bagaimana?", Sky menjawab kurang lebih seperti ini, "Untuk saat ini saya tidak terlalu memusingkan itu. Yang penting saya bekerja dulu, mengabdi, berbuat baik." 

Well, pertanyaan saya mungkin memang terdengar pamrih. Tapi semakin hari, dunia ini semakin kejam. Sangat sulit untuk menemukan orang-orang yang mengabdi dengan tulus dan ikhlas tanpa memikirkan honor apa yang akan mereka dapatkan jika melakukan suatu kebaikan. Mendengar jawaban Sky, setidaknya bisa membuat saya percaya bahwa di dunia ini, saat ini, jiwa kemanusiaan kita sebenarnya masih bisa dipulihkan.

Setidaknya saat ini Sky sedang berusaha untuk bisa menikmati kehidupan barunya. Lagipula, selain fasilitasnya yang minim, tidak ada yang bisa dikeluhkan dari pulau Ndao. Orang-orangnya sangat ramah, pantainya sangat indah, dan kondisinya sangat aman. Saking amannya pulau ini, saya mendengar bahwa pulau ini bahkan tidak memiliki polisi sektoral. Motor yang disimpan di tengah jalan dengan kuncinya pun tidak akan ada yang mengambil. 

Kalau saja penduduk pulau ini ada yang punya usaha kos-kosan.......

Salah satu pantai di selatan pulau Ndao. (source: google)

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...