Rabu, 01 Juli 2015

Selasa, 30 Juni 2015

Satu bulan dalam setahun nyaris mendekati lagi akhirnya dan saya masih di sini, Pulau Ndao. Memandangi bulan yang besok sudah mencapai purnama sambil mengetik artikel yang mungkin akan dikirimkan lewat sms kalau sinyal 3G tak lagi terdeteksi oleh Zenfone 2. Sinyal seluler merupakan salah satu contoh benda ciptaan manusia yang diskriminatif, persis seperti penciptanya. Mereka hanya mau singgah di ponsel-ponsel antik, seolah-olah mereka masih berada di masa orientasi sekolah, tunduknya cuma pada senior namun pada ponsel keluaran terbaru, mereka ogah. Di kebanyakan lokasi di Ndao, Nokia monochrome zaman batu, dapat menghisap sinyal seperti taring drakula di arteri carotis sedangkan ponsel Samsung atau Asus keluaran terbaru justru tak berdaya, seperti ayam sakit di musim kemarau. Di sini, adagium "inovasi terbaru adalah lambang keunggulan" tidak berlaku, yang ada hanya, "tua-tua keladi, semakin tua semakin menjadi".

Beberapa manusia terlahir dengan kecenderungan narsis yang tinggi. Kecenderungan tersebut bermanifestasi dalam bentuk yang berbeda-beda. Tapi saya tak ingin membahasnya sekarang. Nanti saja mengupasnya ketika saya punya mood untuk melakukannya. Entah kapan itu.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...