Rabu, 10 Februari 2016

Rabu, 10 Februari 2016: Sense of Duty

Lakukanlah sesuatu atas dasar cinta, bukan karena panggilan tugas. Klisenya, itu pendapatku dulu. Tapi kini frasa itu mulai terdengar masuk akal. Rasanya melakukan suatu tindakan karena panggilan tugas hanya menyuntikkan sedikit energi jika dibandingkan dengan tindakan yang didasarkan atas nama cinta. Saya pernah jatuh cinta pada semua kegiatan harianku sampai saya sempat berpikir, saya tak perlu menikah lagi dengan manusia. Tapi seperti kisah cinta lainnya, kadar dopamine dan norepinephrine dalam tubuhku akhirnya menurun lalu rasa cinta itu tak lagi sama. Hambar.

Kini semua kegiatan yang kulakukan, fondasinya adalah panggilan tugas. Rasanya betul-betul berbeda. Lonjakan energi di pembuluh darahku tak lagi seekstrim dulu, tidak bisa lagi 100%. Kerajinanku pun berkurang. Memang sih, semua masih dalam koridor kewajaran. Semua tugas tetap terlaksana sebagaimana biasanya, tak ada huru-hara. Hanya saja, tidak asyik. Tak ada pemantik dan bensin yang bisa menghidupkan inovasi dalam bekerja. Pada akhirnya, hidupku terjebak dalam monotoni yang membosankan. Ingin rasanya menghidupkan lagi cinta pada pekerjaan, tapi hal seperti itu tak dapat dipaksakan ataupun dibuat-buat. Entah kenapa, sulit untuk memanipulasi rasa cinta.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...