Selasa, 04 Oktober 2016

Writer's block

Nasib seorang penulis amatir yang kehilangan inspirasi menulis mungkin tidaklah lebih buruk dari seorang Napoleon yang kehilangan harga diri di pertempuran Waterloo. Meskipun sebenarnya kedua hal tersebut tidak dapat dikomparasikan. Seorang penulis amatir tidak harus bertanggung jawab menghantarkan 25.000 jiwa ke liang lahat serta tak mesti melepaskan sebuah kekaisaran hanya karena tak mampu menghasilkan suatu karya, tidak halnya dengan seorang Napoleon yang harus diasingkan ke Santa Helena. Kekalahan di Waterloo menjadi awal nadir Sang Kaisar karena akhir dari perang yang terjadi di tanggal 18 Juni 1815 tersebut, secara resmi kejayaan Napoleon ikut berakhir, Eropa memasuki masa yang relatif damai selama 40 tahun. Memang sih, Napoleon tidak sampai dihukum mati oleh Duke Wellington dan koalisinya tapi kekalahan tersebut memaksanya untuk menyerahkan tahta kepada Louis XVIII. Penulis amatir tak punya tahta dan pasukan, he has nothing except his own life.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...