Sabtu, 12 November 2016

Semuanya

Apa yang akan kamu lakukan dengan hidupmu?
Saya tidak tahu dengan orang lain, tapi saya menganggap jika itu pertanyaan yang masuk dalam kategori sangat sulit. Mungkin hal itu setara dengan pertanyaan, bagaimana cara mengawinkan teori relativitas dengan teori mekanika kuantum? Sampai sekarang saya belum menemukan jawabannya. Mungkin ini terdengar aneh, mengapa seorang manusia yang telah berusia dua puluh enam tahun belum mengetahui apa yang harus dilakukan dengan hidupnya. Tapi sejujurnya, saya benar-benar tidak mengerti dengan kehidupan ini. Tak ada yang pernah memberikan contekan ataupun petunjuk spesifik mengenai harus apa, mengapa, dan bagaimana saya harus menjalani hidupku atau harus dengan siapa dan di mana aku harus hidup? Saya pernah berharap seorang kakek tua tiba-tiba turun dari langit, menemuiku, lalu berkata, "Hai Nak, kamu harus melakukan hal ini dalam hidupmu di tahun depan bersama Si Anu di sana dan di situ dengan cara begini karena sudah seharusnya seperti begitu adanya. Jalanilah takdirmu, Nak." Tapi kemudian saya sadar tayangan televisi dan bacaan fiksi telah mendistorsi realitas dan fantasiku sehingga secara acak otakku merasionalisasi hal-hal yang bersifat mustahil. Tak ada sesuatu berwujud kakek tua yang hidup di langit, maksudku, apa yang dilakukan seorang kakek tua di langit, tidakkah dia butuh makan seperti kakek-kakek lainnya yang hidup di daratan, kalaupun dia makan, kira-kira dia makan apa di sana? Kehidupan nyata tidaklah seperti lakon Star Wars, di mana tiap orang adalah Luke Skywalker yang memiliki Obi Wan Kenobi-nya sendiri yang dapat menunjukkan jalan untuk menjadi seorang Jedi.

Tidak ada komentar:

Pencarian Referat - Dokumen - Artikel

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...